Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Upaya memperkuat pembangunan sosial berbasis keluarga menjadi salah satu fokus yang dibahas dalam pertemuan antara Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nunukan, Arpiah, dan jajaran pengurus Muslimat Hidayatullah (MUSHIDA) Kabupaten Nunukan periode 2026–2030, Selasa (02/06/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Ketua I DPRD Nunukan itu dikemas dalam agenda silaturahmi sekaligus perkenalan kepengurusan baru MUSHIDA.
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan serta membuka ruang kolaborasi dalam mendukung berbagai program kemasyarakatan di Kabupaten Nunukan.
Arpiah menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi komitmen MUSHIDA yang terus aktif berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dakwah, dan pembinaan keluarga.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga memerlukan penguatan fondasi sosial yang dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk mempererat kebersamaan, memperkuat ukhuwah, dan menyatukan langkah dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Kami berharap sinergi antara DPRD dan organisasi kemasyarakatan dapat terus terjalin,” kata Arpiah kepada MataKaltara.com, Rabu (03/06/2026).
Arpiah menilai organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, meningkatkan ketahanan keluarga, serta membantu pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.
Sementara itu, pengurus MUSHIDA Kabupaten Nunukan memperkenalkan susunan kepengurusan periode 2026–2030 sekaligus menyampaikan komitmen untuk terus menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Muslimat Hidayatullah (MUSHIDA) merupakan organisasi otonom perempuan Islam di bawah naungan Hidayatullah yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, pemberdayaan perempuan, pembinaan keluarga, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Melalui berbagai program yang dijalankan, MUSHIDA berupaya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, berakhlak, dan mandiri.
Pertemuan tersebut juga menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih erat antara DPRD Nunukan dan MUSHIDA dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan, pembinaan keluarga, dan pembangunan sosial berbasis nilai-nilai keagamaan.
Dengan terjalinnya sinergi tersebut, kedua pihak berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial di Kabupaten Nunukan.












