Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nunukan, Arpiah, menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara di ruang kerjanya, Jumat (05/06/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Nunukan.
Pertemuan itu menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara DPRD Provinsi Kalimantan Utara dan DPRD Kabupaten Nunukan dalam mendukung berbagai program pencegahan, penanganan, serta pengendalian HIV/AIDS yang terus menjadi perhatian di wilayah perbatasan.
Arpiah mengatakan, Kabupaten Nunukan memiliki tantangan tersendiri dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.
Letak geografis sebagai daerah perbatasan dengan tingkat mobilitas penduduk yang tinggi menuntut adanya perhatian serius dan kerja sama lintas sektor agar upaya pencegahan dapat berjalan lebih optimal.
“Permasalahan HIV/AIDS tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, hingga seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan masyarakat,” kata Arpiah kepada MataKaltara.com, Sabtu (06/06/2026).
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak saling bertukar informasi mengenai kondisi terkini, berbagai program yang telah berjalan, serta sejumlah kendala yang masih dihadapi dalam upaya menekan penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Nunukan.
Menurut Arpiah, dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan DPRD Provinsi sangat penting, terutama dalam mendorong penguatan kebijakan, peningkatan edukasi kepada masyarakat, serta pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan yang berkaitan dengan penanganan HIV/AIDS.
“Koordinasi seperti ini sangat diperlukan agar program yang dijalankan di daerah dapat selaras dengan kebijakan di tingkat provinsi. Dengan begitu, upaya pencegahan maupun penanganan bisa lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam menekan angka penularan HIV/AIDS.
Karena itu, edukasi dan sosialisasi harus terus diperkuat dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan.
Kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kalimantan Utara tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai masukan dan rekomendasi yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Nunukan, khususnya dalam penanganan HIV/AIDS.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kerja sama. Kedua lembaga legislatif sepakat untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi guna mendukung terciptanya masyarakat Kalimantan Utara yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.












