Nunukan

Hadiri Pelantikan WIA Al Khairat, Arpiah Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Membangun Generasi

×

Hadiri Pelantikan WIA Al Khairat, Arpiah Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Membangun Generasi

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nunukan, Arpiah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Daerah Wanita Islam Al Khairat (WIA) Kabupaten Nunukan Masa Khidmat 2026–2031 yang mengusung tema “Menjalin Kebersamaan, Membina Akhlak yang Santun.”

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi perempuan Islam dalam memperkuat peran dan kontribusinya terhadap pembangunan umat, khususnya dalam bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, dakwah, dan pembinaan akhlak generasi muda.

Dalam sambutannya, Arpiah menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentuk karakter bangsa.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai agama dan akhlak mulia.

“Perempuan, khususnya para ibu, adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari keluarga lahir generasi penerus bangsa. Karena itu, peran perempuan dalam membangun karakter dan akhlak generasi muda sangat menentukan masa depan daerah maupun bangsa,” kata Arpiah kepada MataKaltara.com, Selasa (16/06/2026).

Arpiah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan dan rapat kerja tersebut.

Ia berharap kepengurusan baru Wanita Islam Al Khairat dapat membawa semangat baru serta mampu menghadirkan program-program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, organisasi perempuan harus mampu menjadi wadah pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, tetapi juga aktif menjawab berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“Organisasi perempuan harus hadir sebagai solusi. Mulai dari pembinaan keluarga, pendidikan keagamaan, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga perlindungan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. Ini menjadi tugas bersama yang membutuhkan komitmen dan kerja nyata,” ujarnya.

Politisi DPRD Nunukan tersebut juga menilai tema yang diangkat dalam kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, nilai kebersamaan serta akhlak yang santun menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan keluarga dan keharmonisan sosial.

Ia mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks, sehingga diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan perempuan, untuk memberikan pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan.

“Generasi muda membutuhkan teladan. Mereka membutuhkan lingkungan yang baik untuk tumbuh dan berkembang. Karena itu saya berharap Wanita Islam Al Khairat dapat terus menjadi mitra strategis dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Arpiah mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjadikan rapat kerja sebagai momentum menyusun program yang terukur, realistis, dan menyentuh kebutuhan masyarakat di akar rumput.

Ia juga menegaskan komitmennya sebagai pimpinan DPRD untuk terus mendukung berbagai kegiatan organisasi kemasyarakatan yang berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Nunukan.

Pelantikan dan rapat kerja Pengurus Daerah Wanita Islam Al Khairat Kabupaten Nunukan berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh agama, tokoh perempuan, unsur pemerintah daerah, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.

Selain prosesi pelantikan, kegiatan juga menjadi forum penyusunan arah program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan guna memperkuat peran perempuan dalam pembangunan umat dan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page