Nunukan

Perkuat Kapasitas Legislator, Anggota DPRD Nunukan Ikuti Bimtek Pengelolaan Anggaran

×

Perkuat Kapasitas Legislator, Anggota DPRD Nunukan Ikuti Bimtek Pengelolaan Anggaran

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Nunukan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait strategi penyusunan dan pengelolaan anggaran yang digelar di Novotel Jakarta pada 15–18 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan profesionalitas legislatif dalam menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan.

Wakil Ketua I DPRD Nunukan, Arpiah menilai kegiatan tersebut penting untuk memperkuat pemahaman teknis dalam proses perencanaan hingga pengawasan anggaran daerah.

“Bimtek ini memberikan banyak perspektif baru, terutama bagaimana menyusun anggaran yang lebih berbasis kinerja serta memastikan pengelolaannya berjalan transparan dan akuntabel,” kata Arpiah kepada MataKaltara.com, Selasa (21/04/2026).

Ia menegaskan bahwa tantangan pengelolaan keuangan daerah saat ini semakin kompleks, sehingga anggota dewan perlu terus memperbarui pengetahuan dan kompetensinya.

“Kami dituntut tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga mampu memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Itu sebabnya peningkatan kapasitas seperti ini sangat penting,” ujarnya.

Menurutnya, materi yang diberikan tidak hanya membahas teori, tetapi juga praktik dan studi kasus yang relevan dengan kondisi di daerah.

“Banyak pembahasan yang langsung bisa kami kaitkan dengan proses penyusunan APBD di Nunukan. Ini menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas pembahasan anggaran ke depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, peran DPRD tidak berhenti pada tahap pengesahan anggaran, tetapi berlanjut pada fungsi pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.

“Setelah anggaran disahkan, tugas kami memastikan implementasinya tepat sasaran. Program harus berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya mencegah potensi pemborosan dan memastikan efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah.

“Setiap rupiah yang berasal dari uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk program yang berkualitas. Itu prinsip yang harus dijaga bersama,” terangnya.

Ia berharap hasil Bimtek dapat diimplementasikan secara konkret dalam pembahasan kebijakan di daerah.

“Kami ingin membawa pulang pengetahuan ini dan menerapkannya dalam setiap proses pembahasan anggaran. Tujuannya jelas, agar kebijakan yang dihasilkan semakin tepat sasaran dan berdampak luas,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page