Nunukan

Arpiah Dorong Masjid Uswatun Hasanah Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda

×

Arpiah Dorong Masjid Uswatun Hasanah Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Masjid dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Tidak hanya menjadi tempat menjalankan ibadah, masjid juga dapat menjadi ruang belajar, berorganisasi sekaligus tempat anak-anak muda membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nunukan, Arpiah, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Uswatun Hasanah, Sabtu (12/09/2026).

Arpiah mendorong pengurus dan jamaah untuk terus mengembangkan berbagai kegiatan yang dapat membuat masjid semakin hidup.

Menurutnya, keberadaan masjid akan semakin kuat apabila mampu menjadi tempat bertemunya kegiatan ibadah, pendidikan keagamaan, pembinaan pemuda dan kegiatan sosial.

Ia melihat potensi tersebut sudah mulai terlihat dari keterlibatan remaja Masjid Uswatun Hasanah dalam kegiatan Maulid Nabi.

Penampilan marawis dan rebana menjadi salah satu bukti bahwa anak-anak muda masih memiliki ruang untuk mengekspresikan kegiatan positif di lingkungan masjid.

“Kalau anak-anak muda sudah merasa nyaman berkegiatan di masjid, itu modal yang sangat baik. Dari sini mereka bisa belajar banyak hal, mulai dari agama, kebersamaan, tanggung jawab sampai bagaimana berkomunikasi dengan orang lain,” kata Arpiah kepada MataKaltara.com, Minggu (13/09/2026).

Arpiah kemudian menceritakan pengalamannya ketika masih aktif dalam kegiatan remaja masjid.

Menurutnya, banyak kemampuan yang awalnya dianggap sederhana justru menjadi bekal ketika seseorang memasuki kehidupan yang lebih luas.

Dari lingkungan masjid, kata dia, anak muda dapat belajar berbicara di depan jamaah, mengatur kegiatan, bekerja dalam tim hingga berhadapan dengan berbagai karakter orang.

“Dulu saya juga belajar dari kegiatan-kegiatan di masjid. Hal-hal kecil seperti mengaji, tampil di depan jamaah atau ikut mengurus kegiatan ternyata memberikan pengalaman yang sangat berharga,” ujarnya.

Karena itu, Arpiah meminta para remaja Masjid Uswatun Hasanah tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ia mendorong agar aktivitas keagamaan dan kepemudaan terus dikembangkan secara rutin sehingga masjid benar-benar menjadi ruang tumbuh bagi generasi.

Menurutnya, generasi yang dekat dengan masjid diharapkan memiliki fondasi moral yang kuat sekaligus kemampuan sosial yang baik. Nilai agama, kepemimpinan dan kepedulian sosial dapat dibangun secara bersamaan melalui aktivitas yang konsisten.

Pada kesempatan tersebut, Arpiah juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pengurus dan jamaah Masjid Uswatun Hasanah dalam mengawal bantuan sosial untuk mendukung perbaikan plafon masjid.

Ia berharap bantuan tersebut dapat menunjang kenyamanan jamaah dalam beribadah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan umat.

“Yang kita bangun bukan hanya bagian fisiknya. Harapannya, kegiatan di dalam masjid juga semakin hidup dan manfaatnya semakin luas,” jelasnya.

Arpiah berharap Masjid Uswatun Hasanah ke depan mampu menjadi salah satu ruang yang melahirkan generasi muda yang aktif, berakhlak, mencintai Al-Qur’an serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Semoga dari masjid ini semakin banyak anak muda yang tumbuh dengan nilai-nilai kebaikan, punya keberanian untuk berbuat, dan kelak mampu memberikan manfaat di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page