Penulis : Fidelis | Editor : Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menerima penyerahan dividen dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Taka sebagai kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Penyerahan dividen tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Nunukan. Untuk tahun buku 2025, nilai dividen yang diserahkan mencapai Rp2.641.215.962.
Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan tahun buku 2024 yang sebesar Rp958.579.811,41. Kenaikan tersebut menjadi indikator adanya perbaikan kinerja perusahaan daerah dalam beberapa tahun terakhir.
Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, menegaskan bahwa dividen merupakan salah satu tolok ukur penting dalam menilai kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sekaligus bentuk nyata kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Capaian ini menunjukkan bahwa penguatan tata kelola, pembenahan manajemen, serta dukungan kebijakan daerah berjalan pada arah yang tepat,” ujarnya, kepada MataKaltara.com, Minggu (29/3/2026) pagi.
Ia menjelaskan, peningkatan kinerja Perumda Tirta Taka didukung oleh pertumbuhan pendapatan perusahaan, yang salah satunya dipengaruhi oleh ketersediaan air baku yang lebih stabil sepanjang tahun 2025. Kondisi ini menjadi perbaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara tren, kinerja perusahaan menunjukkan pertumbuhan positif. Pada tahun buku 2021, laba perusahaan tercatat sebesar Rp562 juta, meningkat menjadi Rp910 juta pada 2022, lalu kembali naik menjadi Rp1,26 miliar pada 2023. Meski sempat menurun pada 2024 menjadi sekitar Rp958 juta, pada 2025 laba perusahaan kembali melonjak signifikan.
Secara akumulatif, peningkatan dividen dalam beberapa tahun terakhir bahkan mencapai sekitar 287 persen. Hal ini mencerminkan pengelolaan perusahaan yang semakin profesional dan berkelanjutan.
Meski demikian, Bupati menekankan bahwa peningkatan kinerja keuangan harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyoroti sejumlah persoalan yang masih terjadi, seperti distribusi air yang belum merata, tekanan air rendah, hingga gangguan layanan di beberapa wilayah.
Pemerintah daerah pun meminta Perumda Tirta Taka segera melakukan pembenahan, mulai dari peningkatan efisiensi operasional, perbaikan jaringan perpipaan, hingga menjaga keberlanjutan sumber air baku melalui pengelolaan terpadu, termasuk pemeliharaan embung.
“Saya berharap Perumda Air Minum Tirta Taka dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap PAD, sekaligus memberikan pelayanan yang optimal dan merata kepada masyarakat,” pungkasnya.












