Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Dukungan legislatif terhadap rencana pembangunan jalur kereta api lintas wilayah di Kalimantan Utara semakin ditegaskan.
Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Achmad Djufrie, memastikan pihaknya akan mengawal setiap tahapan realisasi investasi tersebut agar berjalan sesuai rencana.
Komitmen tersebut disampaikan usai menghadiri pertemuan strategis bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, jajaran OPD, serta investor PT INTRA di Jakarta, Selasa (21/04/2026).
Pertemuan itu membahas peluang pengembangan infrastruktur kereta api di Kalimantan Utara.
Menurut Achmad Djufrie, kehadiran investor merupakan langkah awal yang sangat penting.
Namun, ia menegaskan bahwa komitmen bersama harus diikuti dengan kerja nyata agar proyek tidak berhenti pada tahap wacana.
“Kami di DPRD memastikan prosesnya tidak berhenti pada rencana. Kami akan mengawal dari sisi regulasi, pengawasan, hingga implementasi agar proyek ini benar-benar terwujud,” kata Djufrie kepada MataKaltara.com, Kamis (23/04/2026).
Ia menjelaskan, terdapat lima aspek utama yang harus dipenuhi untuk merealisasikan investasi, yakni dukungan kebijakan melalui Perda, pembebasan lahan, perizinan, off taker agreement, serta surat dukungan pemerintah daerah.
Dukungan regulasi melalui Perda disebut telah terpenuhi melalui sinergi pemerintah daerah dan DPRD.
Sementara itu, empat aspek lainnya akan diproses bertahap seiring rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak terkait.
Achmad Djufrie menegaskan, sinergi antara legislatif, eksekutif, dan investor menjadi kunci agar proyek strategis tersebut berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan dan kepentingan daerah tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya.












