Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Arpiah menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan yang digelar meriah di Kabupaten Nunukan, Sabtu malam (09/05/2026).
Kehadiran ratusan peserta dan tokoh masyarakat adat dari berbagai daerah menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat persatuan dan pelestarian budaya di tengah keberagaman masyarakat perbatasan.
Dalam kesempatan itu, Arpiah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai menjadi wadah silaturahmi serta penguat hubungan antar masyarakat.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang tercermin dalam perayaan HUT LPADKT harus terus dijaga agar mampu menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi dalam menjaga budaya dan membangun daerah.
“Kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat solidaritas, kepedulian, serta rasa bangga terhadap identitas budaya,” kata Arpiah kepada MataKaltara.com, Minggu (10/05/2026).
Perayaan HUT LPADKT ke-26 ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Nunukan.
Arpiah menilai kepercayaan tersebut merupakan kebanggaan sekaligus menunjukkan bahwa Nunukan menjadi rumah bersama bagi seluruh suku dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.
Arpiah juga mengingatkan generasi muda Dayak agar terus menjaga adat istiadat di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kuatnya persaudaraan serta identitas budaya masyarakat.
Sementara itu, dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan Irwan Sabri, ditegaskan bahwa keberagaman harus terus dijaga melalui semangat persaudaraan dan kebersamaan.
Ia menilai organisasi adat dan kepemudaan memiliki peran strategis dalam menjaga nilai budaya serta menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis.
“Jangan pernah malu dengan budaya sendiri, karena budaya adalah identitas dan warisan yang sangat berharga,” ucapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.
Suasana penuh kekeluargaan mewarnai peringatan HUT LPADKT ke-26 yang diharapkan mampu memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Nunukan.












