Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Mantan kepala sekolah SMAIT Ibnu Sina Boarding School Nunukan, Arpiah, menyampaikan pesan spiritual mendalam dalam Wisuda Tahfizh dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun 2026.
Ia menekankan bahwa keberhasilan menghafal Al-Qur’an merupakan amanah besar yang harus dijaga sepanjang hayat, bukan hanya kebanggaan sesaat.
Menurut Arpiah, proses menghafal Al-Qur’an merupakan perjalanan panjang yang penuh kesabaran, kedisiplinan, dan doa. Karena itu, para wisudawan diminta terus menjaga hafalan serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Semoga para wisudawan senantiasa menjaga hafalannya dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan,” ujar Wakil Ketua I DPRD Nunukan ini.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an sebagai penguat pesan bagi para lulusan.
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah, mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka, mereka mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi,” kutipnya dari QS. Fathir ayat 29.
Arpiah berharap lulusan tahfizh tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kelak mereka diharapkan menjadi cahaya bagi keluarga, masyarakat, dan umat,” pungkasnya.












