Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Utara didorong untuk semakin adaptif, responsif, dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.
Pesan tersebut mengemuka menjelang pelaksanaan Sosialisasi Konsep Dasar Partai (SKDP) yang digelar selama dua hari, 24–25 April 2026.
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kaltara, Muhammad Nasir, menegaskan bahwa kader PKS harus memahami karakteristik daerah perbatasan yang memiliki tantangan pembangunan berbeda dibanding wilayah lain di Indonesia.
“Kalimantan Utara memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan. Karena itu, kader PKS tidak cukup hanya memahami ideologi, tetapi harus mampu membaca kebutuhan masyarakat dan menghadirkan solusi yang nyata,” kata Nasir kepada MataKaltara.com, Sabtu (25/04/2026).
Menurutnya, kader partai harus cepat merespons persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari akses infrastruktur, ekonomi, pendidikan, hingga ketahanan keluarga.
Ia menilai, kemampuan adaptasi kader menjadi kunci agar peran partai tetap relevan di tengah dinamika sosial yang terus berubah.
“Perubahan terjadi sangat cepat. Kalau kader tidak adaptif dan responsif, maka kita akan tertinggal. Kader PKS harus hadir dengan gagasan, kerja nyata, dan keberpihakan yang jelas kepada masyarakat,” ucapnya.
Nasir juga menekankan pentingnya kesatuan visi dan arah gerakan kader agar setiap langkah politik yang diambil tetap selaras dengan platform partai.
Dengan pemahaman yang kuat, kader diharapkan mampu menjalankan peran baik di struktur partai, lembaga legislatif, maupun di tengah masyarakat.
Ia menambahkan, kader PKS di Kaltara harus mampu menerjemahkan kebijakan partai ke dalam program yang kontekstual sesuai kebutuhan daerah perbatasan.
“Setiap daerah punya tantangan yang berbeda. Kader PKS harus mampu menyesuaikan pendekatan, sehingga kebijakan yang diperjuangkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuhnya.
Melalui kegiatan SKDP, PKS Kaltara berharap lahir kader yang tidak hanya solid secara ideologis, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan, strategi, serta kepekaan sosial yang tinggi.
“Kita ingin kader yang hadir sebagai pelayan masyarakat. Adaptif, responsif, dan solutif—itulah karakter kader PKS yang ingin kita kuatkan,” pungkasnya.












