Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Akses transportasi menuju wilayah Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, mulai kembali terbuka setelah sejumlah titik jalan dan jembatan yang rusak akibat tanah longsor mendapat penanganan darurat.
Kondisi tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat di wilayah terdampak. Kendaraan roda empat yang membawa bahan makanan dan bahan bakar minyak (BBM) kini mulai dapat melintas dari arah Krayan Barat menuju Krayan Selatan.
Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin, mengatakan kendaraan pengangkut kebutuhan masyarakat sudah mulai melewati titik jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah.
“Dari lokasi pekerjaan perbaikan darurat jalan dilaporkan sudah ada beberapa mobil yang mengangkut bahan makanan maupun BBM yang mulai bisa melintas dari arah Krayan Barat menuju Krayan Selatan,” kata Hasanuddin kepada MataKaltara.com, Kamis (13/08/2026).
Menurutnya, kendaraan yang telah melintas juga dapat mencapai wilayah tujuan dengan waktu tempuh yang lebih baik dibandingkan ketika akses masih dalam kondisi rusak berat.
Meski akses mulai terbuka, masyarakat belum sepenuhnya dapat beraktivitas seperti kondisi normal. Perbaikan darurat pada sejumlah ruas jalan dan jembatan masih terus dilakukan.
Sedikitnya terdapat tiga titik jalan yang mengalami kerusakan parah dan kini dalam proses penanganan. Pekerjaan tersebut ditargetkan dapat diselesaikan sekitar satu minggu ke depan.
BPBD berharap cuaca tetap mendukung sehingga proses pengerjaan dapat berlangsung tanpa hambatan.Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terdampak juga terus menjadi perhatian.
Hingga Rabu (12/08/2026) pukul 17.00 Wita, bantuan logistik berupa bahan makanan telah selesai disalurkan kepada 460 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 13 desa.
Tuntasnya distribusi bantuan dan mulai terbukanya akses kendaraan menjadi bagian penting dalam tahapan pemulihan pascabencana.
Dengan kendaraan pengangkut sembako dan BBM mulai dapat masuk, pasokan kebutuhan dasar masyarakat diharapkan semakin lancar. Kondisi ini juga menjadi langkah awal sebelum akses Krayan Selatan–Krayan Barat kembali berfungsi secara normal.
BPBD bersama tim terkait masih melanjutkan pekerjaan di lapangan untuk memastikan jalur yang terdampak longsor dapat kembali digunakan masyarakat dengan lebih aman.
Sementara itu, kondisi cuaca di Kecamatan Krayan Selatan pada Rabu sore dilaporkan cerah berawan dengan suhu sekitar 21 derajat Celsius.
Pemerintah dan tim penanganan bencana berharap kondisi tersebut terus bertahan agar pekerjaan pemulihan infrastruktur dapat diselesaikan sesuai target.












