Pemkab Nunukan

DWP Nunukan Perkuat Kelembagaan dan Keprotokolan, Dorong Pengurus Semakin Profesional

×

DWP Nunukan Perkuat Kelembagaan dan Keprotokolan, Dorong Pengurus Semakin Profesional

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nunukan terus memperkuat kapasitas pengurus dan anggotanya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelembagaan dan Keprotokolan.Kegiatan yang berlangsung di Lantai 4 Kantor Bupati Nunukan, Senin (28/09/2026), tersebut diikuti pengurus dan anggota DWP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nunukan, Kaharuddin, hadir sebagai narasumber.

Ketua DWP Kabupaten Nunukan, Nurlatifahani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman sekaligus kapasitas pengurus dan anggota dalam menjalankan roda organisasi.

Menurutnya, pemahaman mengenai kedudukan, tugas, fungsi, struktur hingga tata kelola organisasi merupakan hal mendasar bagi setiap pengurus DWP.

“Bimtek ini kami laksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengurus serta anggota DWP, khususnya terkait kelembagaan dan keprotokolan,” kata Nurlatifahani kepada MataKaltara.com, Senin (28/09/2026).

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut seluruh peserta dapat memahami peran, tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga setiap kegiatan DWP dapat dilaksanakan secara tertib, profesional dan sesuai tata kelola organisasi.

Nurlatifahani menjelaskan, DWP sebagai organisasi yang menghimpun istri ASN dan ASN perempuan memiliki peran dalam mendukung pembangunan, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembinaan keluarga, pendidikan, ekonomi hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Karena itu, menurutnya, penguatan kelembagaan diperlukan agar seluruh pengurus dan anggota dapat menjalankan tugas secara terarah dan sesuai ketentuan organisasi. Selain materi kelembagaan, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai keprotokolan.

Materi tersebut meliputi tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, penerimaan tamu, penyusunan acara hingga etika dalam pelaksanaan kegiatan resmi.

“Keprotokolan bukan hanya tentang tata tempat atau susunan acara, tetapi juga bagaimana kita bersikap, berkomunikasi, menerima tamu dan menjalankan kegiatan dengan baik,” ujarnya.

Nurlatifahani menilai, kemampuan memahami keprotokolan menjadi bekal penting bagi anggota DWP dalam mendukung berbagai kegiatan organisasi maupun kegiatan resmi pemerintahan.

Sementara itu, Kaharuddin dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemahaman terhadap kelembagaan agar setiap pengurus mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara terarah, tertib dan profesional.

Ia juga menjelaskan bahwa penerapan tata keprotokolan yang baik diperlukan untuk menunjang kelancaran kegiatan sekaligus menjaga citra positif pemerintah daerah dan organisasi.

Bimtek tersebut juga diisi dengan diskusi dan sesi tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman serta membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan organisasi.

Nurlatifahani berharap, pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan bimtek, tetapi dapat diterapkan dan dibagikan kepada pengurus serta anggota DWP lainnya.

“Kami ingin ilmu yang diperoleh dalam bimtek ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi dapat diterapkan dan dibagikan kepada pengurus maupun anggota lainnya,” pungkasnya.

Ia menambahkan, kebersamaan, komunikasi dan koordinasi menjadi modal penting bagi DWP Kabupaten Nunukan untuk terus memperkuat organisasi sekaligus memberikan kontribusi positif bagi keluarga, organisasi dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, DWP Kabupaten Nunukan diharapkan semakin mampu memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme pengurus dan anggota, serta mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan pemerintahan dan pemberdayaan keluarga di Kabupaten Nunukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page