Pemkab Nunukan

Andi Astuti Pimpin IWSS Nunukan 2026–2031, Siap Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kolaborasi dengan Pemda

×

Andi Astuti Pimpin IWSS Nunukan 2026–2031, Siap Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kolaborasi dengan Pemda

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Andi Astuti resmi memimpin Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kabupaten Nunukan periode 2026–2031. Bersama jajaran pengurus yang baru dilantik, ia berkomitmen memperkuat peran perempuan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Pelantikan pengurus IWSS Kabupaten Nunukan tersebut dihadiri Bupati Nunukan, Irwan Sabri, Anggota DPR RI sekaligus Dewan Pembina IWSS Provinsi Kalimantan Utara, Rahmawati Zainal A Paliwang di Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Sabtu (24/10/2026).

Ketua IWSS Kabupaten Nunukan, Andi Astuti, menyampaikan kesiapannya untuk mengemban amanah organisasi bersama seluruh anggota. Ia menegaskan, IWSS akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai organisasi di Kabupaten Nunukan agar keberadaan organisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong perempuan agar semakin aktif dalam kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta berbagai program yang mendukung kemajuan daerah.

Sementara itu, Bupati Nunukan, Irwan Sabri, berharap IWSS dapat menjadi wadah bagi perempuan untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

“Perempuan tidak hanya memiliki peran penting dalam mengurus rumah tangga, tetapi juga harus memiliki kesempatan untuk terus berkembang, meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, memperkuat ekonomi keluarga, dan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” kata Irwan kepada MataKaltara.com, Sabtu (24/10/2026).

Ia menegaskan, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan organisasi perempuan untuk mendukung program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap IWSS dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, peningkatan kesejahteraan keluarga, pendidikan anak, serta penguatan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tuturnya.

Menurut Irwan, organisasi perempuan memiliki posisi penting dalam membangun keluarga yang sejahtera sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang lebih berdaya. Karena itu, IWSS diharapkan mampu menghadirkan program-program yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi anggotanya maupun masyarakat luas.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua IWSS Provinsi Kalimantan Utara, Hj. Dara, mengingatkan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari amanah dan tanggung jawab untuk membesarkan IWSS serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa jabatan dalam organisasi bukan hanya kedudukan, tetapi juga tanggung jawab untuk melayani, merangkul, dan saling menguatkan.

“Seluruh pengurus harus mampu menjaga kebersamaan dan membangun komunikasi yang baik. Perbedaan pendapat hendaknya tidak menjadi alasan untuk merenggangkan persaudaraan yang telah terbangun,” jelasnya.

Dara juga mengajak seluruh pengurus menjadikan IWSS sebagai rumah besar yang mampu menyatukan perempuan dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan.

“IWSS adalah rumah besar kita, tempat kita berteduh, bersaudara, saling menguatkan, dan saling membesarkan,” pungkasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai luhur budaya Bugis sebagai landasan dalam menjalankan organisasi, khususnya prinsip Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge.

Ketiga prinsip tersebut mengandung makna saling memanusiakan, saling menghormati, dan saling mengingatkan. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh pengurus dalam membangun hubungan yang harmonis, menjaga solidaritas, serta menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, IWSS Kabupaten Nunukan diharapkan semakin aktif menjadi ruang pengembangan kapasitas perempuan, memperkuat solidaritas sosial, serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera dan masyarakat Nunukan yang lebih maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page