Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Pesta Rakyat dan Sebatik Sound Fest 2026 menjadi momentum bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pulau Sebatik untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas pasar. Digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan, kegiatan ini mencatat perputaran uang sekitar Rp480 juta dari transaksi 60 pelaku UMKM sejak hari pertama pelaksanaan.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan hiburan masyarakat tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga mampu membuka peluang usaha, meningkatkan aktivitas perdagangan, serta menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Nilai transaksi itu berasal dari aktivitas jual beli di area kegiatan dan belum termasuk perputaran uang di kafe maupun unit usaha warga di sekitar lokasi acara. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat berpotensi lebih besar dari angka yang tercatat selama kegiatan berlangsung.
Pesta Rakyat dan Sebatik Sound Fest 2026 resmi ditutup pada Minggu malam (18/10/2026) di Lapangan Bola Desa Sungai Nyamuk. Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan malam puncak yang turut dihadiri jajaran pejabat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta tokoh masyarakat.
Bupati Nunukan Irwan Sabri, yang diwakili oleh Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, donatur, pemerintah kecamatan, dan masyarakat yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berharap keberhasilan penyelenggaraan pesta rakyat tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Pesta rakyat tidak boleh berhenti hanya sebagai ajang hiburan semata, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penguatan UMKM, peningkatan aktivitas ekonomi, serta wadah pengembangan potensi generasi muda,” kata Irwan kepada MataKaltara.com, Senin (19/10/2026).
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas perlu terus diarahkan agar mampu menciptakan peluang ekonomi, memperkuat usaha lokal, dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan serta kreativitasnya.
Sejalan dengan tema HUT ke-27 Kabupaten Nunukan, “Kreatif Berkarya, Nunukan Maju,” Pesta Rakyat dan Sebatik Sound Fest 2026 menjadi wadah untuk mempertemukan potensi ekonomi masyarakat dengan kreativitas anak muda. Keterlibatan puluhan pelaku UMKM menjadi salah satu bukti bahwa agenda hiburan daerah dapat memberikan ruang bagi usaha lokal untuk berkembang.
Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap prestasi Syafiq, putra daerah Sebatik yang berhasil menembus panggung hiburan nasional. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di wilayah perbatasan untuk terus mengembangkan bakat dan berani bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam kesempatan itu, Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah bersama Ketua Panitia Penyelenggara Ramsah, yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, menyerahkan piala dan uang pembinaan kepada para pemenang lomba.
Penghargaan diberikan kepada para juara dalam tiga kategori dewasa dan tiga kategori anak-anak.Suasana malam puncak semakin meriah dengan penampilan Syafiq dan Nana D8 yang menghibur ribuan warga hingga penghujung acara.
Ketua Panitia Penyelenggara, Ramsah, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan, Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur, para donatur, panitia, dan seluruh masyarakat atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat berlangsung aman dan sukses.
Sementara itu, Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan dapat terus dipelihara setelah acara berakhir. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, pemuda, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan wilayah.
“Semangat kebersamaan ini sangat penting untuk terus dilanjutkan pasca kegiatan guna mendukung kemajuan UMKM lokal, memfasilitasi kreativitas anak muda, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Sebatik,” pungkasnya.
Berakhirnya Pesta Rakyat dan Sebatik Sound Fest 2026 diharapkan bukan menjadi akhir dari geliat ekonomi yang telah tercipta. Sebaliknya, capaian perputaran uang sekitar Rp480 juta diharapkan menjadi dorongan bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, dan mengembangkan usaha.
Sejalan dengan harapan Bupati Nunukan, kegiatan serupa di masa mendatang diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang semakin luas, sehingga perayaan hari jadi daerah tidak hanya meninggalkan kemeriahan, tetapi juga memperkuat ekonomi kerakyatan dan membuka peluang kemajuan bagi masyarakat Pulau Sebatik.












