Nunukan

Truk Pengangkut CPO dari Bambangan Dikeluhkan Pengendara di Sebatik, Dua Perusahaan Ini Disebut

×

Truk Pengangkut CPO dari Bambangan Dikeluhkan Pengendara di Sebatik, Dua Perusahaan Ini Disebut

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Aktivitas truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) dari Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat, menuju lokasi bongkar muat di Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, dikeluhkan sejumlah pengguna jalan.

Keluhan terutama menyangkut cara berkendara dan kecepatan truk saat melintasi ruas jalan yang juga menjadi akses masyarakat dan anak sekolah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Lilis, warga Sebatik Barat, mengaku beberapa kali berpapasan dengan kendaraan pengangkut CPO tersebut. Ukuran kendaraan dengan muatan yang dibawa membuatnya harus lebih berhati-hati ketika berkendara.

“Kalau berpapasan dengan truk CPO seperti itu kita harus lebih hati-hati. Kendaraannya membawa muatan. Jangan sampai terlalu laju karena jalan ini juga digunakan masyarakat setiap hari. Saya beberapa waktu lalu hampir ditabrak sama truk pengangkut CPO itu,” ujar Lilis kepada MataKaltara.com, Minggu (13/09/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, CPO yang diangkut tersebut disebut berasal dari pabrik PT. Sempurna Sejahtera di Desa Bambangan dan dibawa menuju fasilitas bongkar muat di Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur.

Lokasi bongkar muat tersebut menggunakan jembatan atau dermaga yang secara fisik terintegrasi dengan kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik Timur.

Selain PT. Sempurna Sejahtera, informasi yang diperoleh juga menyebut PT. JOS memiliki keterkaitan dalam aktivitas tersebut melalui suatu kontrak pengoperasian.

Namun, belum diketahui secara pasti ruang lingkup kontrak tersebut, termasuk kedudukan masing-masing perusahaan dalam pengangkutan CPO, pengoperasian armada maupun kegiatan bongkar muat di pelabuhan.

Keluhan serupa disampaikan Saharuddin, warga Sebatik Timur. Menurutnya, aktivitas perusahaan tidak menjadi persoalan sepanjang keselamatan masyarakat yang menggunakan jalan yang sama tetap menjadi perhatian.

“Tidak ada masalah perusahaan beroperasi atau mengangkut hasil produksinya. Tetapi keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian. Jangan menunggu ada kejadian baru dilakukan evaluasi. Apalagi sekolah yang letaknya persis di pinggir jalan,” ucap Saharuddin.

Perjalanan kendaraan pengangkut CPO dari Bambangan menuju Sungai Nyamuk melewati sejumlah ruas jalan yang juga menjadi akses mobilitas masyarakat Sebatik, termasuk anak sekolah.

Kondisi tersebut membuat pengendara berharap operasional kendaraan berat tetap mengedepankan keselamatan pengguna jalan.

Selain persoalan kecepatan, aktivitas pengangkutan CPO tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan kendaraan angkutan barang, kapasitas dan tonase muatan, kesesuaian kendaraan dengan kelas jalan yang dilalui, hingga pihak yang bertanggung jawab terhadap operasional armada.

MataKaltara.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari PT. Sempurna Sejahtera dan PT. JOS terkait aktivitas tersebut, termasuk mengenai perusahaan yang mengoperasikan armada, jumlah kendaraan yang digunakan, standar keselamatan bagi pengemudi, serta mekanisme pengangkutan CPO dari Bambangan menuju lokasi bongkar muat di Sungai Nyamuk.

Konfirmasi kepada instansi terkait juga diperlukan untuk memastikan aktivitas angkutan barang tersebut berjalan sesuai ketentuan serta tidak mengabaikan keselamatan masyarakat yang menggunakan ruas jalan yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page