Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Setelah beberapa Kabupaten/Kota, Panitia Khusus (Pansus) LKPj DPRD Provinsi Kaltara kembali melakukan monitoring realisasi proyek pembangunan tahun anggaran 2025 di Kabupaten Nunukan.
Monitoring dan evaluasi (monev) ini dilakukan sebagai tindak lanjut penyampaian LKPj Gubernur kepada DPRD, sekaligus memastikan program yang dibiayai APBD benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Kegiatan dipimpin anggota Pansus LKPj DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Ruman Tumbo dan Ladulah.
Mereka turun langsung meninjau proyek lintas sektor, mulai dari infrastruktur jalan, pendidikan hingga fasilitas pelayanan publik.
Ruman Tumbo menegaskan, kunjungan lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan laporan kinerja pemerintah tidak hanya berhenti di atas kertas.
“Pengawasan langsung ini penting agar kami bisa melihat kondisi riil di lapangan. Kami ingin memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi, tepat waktu, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Ruman kepada MataKaltara.com, Senin (20/04/2026).
Ia menambahkan, DPRD ingin memastikan setiap program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, terutama di wilayah perbatasan.
“Daerah perbatasan seperti Nunukan membutuhkan perhatian serius. Infrastruktur jalan, pendidikan, dan pelayanan publik harus menjadi prioritas karena berhubungan langsung dengan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Pansus meninjau pemeliharaan dan peningkatan jalan lingkar Pulau Nunukan, pembangunan coastal road, serta peningkatan jalan lingkungan di sejumlah titik.
Ruman menilai infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Jika akses jalan baik, distribusi barang lancar, mobilitas warga meningkat, dan ekonomi daerah ikut bergerak,” jelasnya.
Ruman Tumbo menegaskan, pengawasan DPRD akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah daerah benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan yang berkualitas,” tuturnya.
Sementara itu, anggota Pansus DPRD Kaltara lainnya, Ladulah menekankan bahwa monev ini juga menjadi sarana untuk melihat efektivitas penggunaan anggaran.
“Kami ingin memastikan anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan secara efisien dan tepat sasaran. Ini bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat,” terangnya.
Menurutnya, setiap temuan di lapangan akan menjadi bahan penting dalam penyusunan rekomendasi DPRD terhadap LKPj Gubernur.
“Hasil monev ini tidak berhenti di sini. Semua catatan akan kami rangkum dan sampaikan sebagai rekomendasi agar pelaksanaan program ke depan semakin baik,” pungkasnya.
Sektor pendidikan juga tak luput dari perhatian. Pansus meninjau pengadaan peralatan laboratorium IPA dan TIK di sejumlah SMA, pembangunan ruang kelas baru Sekolah Luar Biasa, hingga pembangunan unit sekolah baru SMAN 3 Nunukan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nunukan, Hasanuddin, menyampaikan bahwa dukungan DPRD melalui pengawasan sangat penting untuk memastikan pemerataan sarana pendidikan.
“Kami berharap fasilitas yang dibangun dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan ruang kelas baru dan pengadaan laboratorium merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan di Nunukan.
“Ketersediaan sarana belajar yang memadai akan berdampak langsung pada kualitas lulusan,” katanya.
Di sektor pelayanan publik, Pansus juga meninjau pembangunan kantor UPTD Badan Pendapatan Daerah Nunukan serta pekerjaan marka jalan oleh Dinas Perhubungan.
Pejabat Pembuat Komitmen bidang PUPR, Bambang Hermanto, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti setiap masukan dari DPRD.
“Kami terbuka terhadap evaluasi. Catatan dari DPRD akan menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan proyek semakin optimal,” tuturnya.
Ia juga menegaskan komitmen menjaga kualitas pekerjaan sesuai kontrak.
“Kami memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar teknis dan jadwal yang telah ditetapkan,” ungkapnya.












