Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Rismanto melanjutkan agenda resesnya dengan menyambangi warga RT 04 Tanjung Harapan Lancang, Kecamatan Nunukan Selatan, Minggu (17/05/2026).
Pertemuan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak di lingkungan mereka.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, warga menyampaikan harapan terkait keberlanjutan bantuan rumah ibadah, penguatan kelompok nelayan, hingga kebutuhan penerangan jalan di kawasan permukiman.
Ahmad Ramadhan yang mewakili panitia masjid setempat mengungkapkan rasa syukur karena rumah ibadah mereka akhirnya mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
Ia menilai perjuangan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata wakil rakyat terhadap kebutuhan masyarakat.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Sejak masjid berdiri, baru sekarang mendapat perhatian dari pemerintah provinsi. Kami berharap ke depan dukungan seperti ini tetap berlanjut,” kata Ahmad kepada MataKaltara.com, Senin (18/05/2026).
Aspirasi lain datang dari Ketua RT 09, Mansur.
Ia berharap pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian tidak hanya pada rumah ibadah, tetapi juga pada kelompok nelayan, khususnya yang bergerak di bidang budidaya.
Menurutnya, potensi sektor perikanan di wilayah tersebut cukup besar, namun masih membutuhkan dukungan sarana dan prasarana agar dapat berkembang lebih optimal.
“Kami berharap ada bantuan bagi kelompok nelayan agar usaha budidaya bisa lebih maju dan meningkatkan ekonomi warga,” ujarnya.
Selain itu, warga bernama Hamzah menyoroti minimnya fasilitas lampu penerangan jalan di wilayah Lancang Atas. Ia menilai kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan, terutama saat malam hari.
“Jalan kami masih gelap karena belum ada lampu penerangan. Kami berharap ini bisa menjadi perhatian demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ungkapnya.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Rismanto menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan sesuai kewenangan di tingkat provinsi.
“Reses menjadi momentum bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua masukan terkait rumah ibadah, nelayan, dan penerangan jalan akan kami kawal agar bisa ditindaklanjuti,” tuturnya.
Ia menambahkan, penerangan jalan merupakan kebutuhan penting karena berkaitan dengan keselamatan warga.
Begitu pula dukungan terhadap nelayan dan rumah ibadah yang dinilai memiliki peran besar dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Kami akan berupaya maksimal agar aspirasi ini bisa diperjuangkan dalam pembahasan program pemerintah provinsi,” pungkasnya.












