DPRD Kaltara

Reses di Nunukan Selatan, Muhammad Nasir Resmikan Rumah Aspirasi dan Rumah Qur’an

×

Reses di Nunukan Selatan, Muhammad Nasir Resmikan Rumah Aspirasi dan Rumah Qur’an

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Fraksi PKS Komisi II, Muhammad Nasir, menggelar kegiatan reses di Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan.

Kegiatan serap aspirasi tersebut dirangkaikan dengan peresmian Rumah Aspirasi dan Rumah Qur’an sebagai upaya memperkuat pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kader PKS, Ketua DPD PKS Nunukan Muhammad Rusdi, Ketua DPC PKS Nunukan Selatan Surya, serta warga dari berbagai RT di Kelurahan Selisun.

Launching Rumah Qur’an dilakukan secara simbolis melalui pemotongan pita dan tumpeng oleh Ketua DPD PKS Nunukan Muhammad Rusdi, sementara peresmian Rumah Aspirasi dilakukan langsung oleh Muhammad Nasir.

Muhammad Nasir menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan kewajiban moral anggota dewan untuk turun langsung mendengar kebutuhan masyarakat.

“Reses adalah ruang untuk mendengar langsung suara rakyat. Kami ingin memastikan bahwa aspirasi masyarakat benar-benar sampai ke meja kebijakan dan diperjuangkan,” kata Nasir kepada MataKaltara.com, Senin (18/05/2026).

Ia menekankan bahwa anggota dewan harus terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum pemilu.

“Tugas kami bukan hanya hadir saat kampanye. Justru setelah terpilih, kami harus lebih sering hadir, mendengar, dan mencarikan solusi bersama masyarakat,” ujarnya.

Dalam forum dialog, masyarakat menyampaikan berbagai usulan prioritas pembangunan.

Di antaranya perbaikan jalan lingkungan, penerangan jalan, penambahan jaringan listrik, program listrik gratis bagi warga kurang mampu, bantuan beasiswa pendidikan, bantuan rumah ibadah, dukungan kelompok tani, pembangunan sumur bor, hingga bantuan bagi pembudidaya rumput laut.

Menanggapi hal tersebut, Nasir menyampaikan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan warga.

“Setiap aspirasi yang masuk akan kami catat dan perjuangkan. Tidak semuanya bisa selesai sekaligus, tetapi kami pastikan akan dikawal melalui jalur kebijakan di tingkat provinsi,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kehadiran Rumah Aspirasi bertujuan mempermudah masyarakat menyampaikan kebutuhan tanpa harus menunggu agenda reses.

“Rumah Aspirasi ini kami hadirkan agar masyarakat punya tempat tetap untuk menyampaikan persoalan sehari-hari. Tidak perlu menunggu reses, kapan pun pintunya terbuka,” tuturnya.

Menurutnya, selama ini masih banyak warga yang merasa kesulitan mengakses wakil rakyat.

Karena itu, Rumah Aspirasi diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang lebih dekat dan cepat.

“Sekarang jalurnya jelas. Bisa melalui struktur partai, datang langsung ke Rumah Aspirasi, atau menghubungi kami secara langsung. Kami ingin komunikasi ini terus hidup,” ucapnya.

Nasir menambahkan dirinya bersama Hasbi, anggota DPRD Kabupaten Nunukan Fraksi PKS dari dapil Nunukan Selatan, siap bersinergi memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

“Kami di PKS, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, siap menerima aspirasi melalui berbagai jalur. Ini bagian dari komitmen kami meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Nunukan Muhammad Rusdi menyampaikan bahwa kehadiran Rumah Qur’an merupakan bentuk pelayanan dakwah kepada masyarakat.

“Rumah Qur’an ini terbuka untuk seluruh masyarakat. Siapa saja yang ingin belajar Al-Qur’an bisa datang tanpa biaya. Ini layanan gratis untuk umat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Rumah Qur’an tidak hanya fokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga pembinaan akhlak dan karakter generasi muda.

“Kami ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak baik,” tuturnya.

Menurut Rusdi, pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan moral.

“Infrastruktur penting, ekonomi penting, tetapi pembangunan akhlak juga tidak boleh ditinggalkan. Karena itu Rumah Qur’an ini menjadi bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kehadiran dua fasilitas tersebut mendapat sambutan positif dari warga.

Masyarakat berharap Rumah Aspirasi dan Rumah Qur’an dapat terus aktif menjadi pusat pelayanan, pembinaan, serta wadah komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.

Di akhir kegiatan, Muhammad Nasir kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Nunukan Selatan.

“Kami ingin keberadaan kami benar-benar dirasakan manfaatnya. InsyaAllah setiap aspirasi yang masuk akan kami perjuangkan semaksimal mungkin melalui sinergi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan instansi terkait,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page