Pemkab Nunukan

Raker KONI Nunukan 2026 Dibuka, Pemkab Dorong Pembinaan Atlet Lebih Terstruktur

×

Raker KONI Nunukan 2026 Dibuka, Pemkab Dorong Pembinaan Atlet Lebih Terstruktur

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya dalam mendorong kemajuan dunia olahraga melalui penguatan sistem pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan resmi Rapat Kerja (Raker) KONI Kabupaten Nunukan Tahun 2026 yang dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, mewakili Bupati Nunukan, di Cafe Sayn, Minggu (12/04/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Nunukan Adama, Sekretaris Disporapar Joned, Ketua KONI Nunukan Muhammad Yasin, serta para pengurus cabang olahraga se-Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan yang dibacakannya, Iwan menegaskan bahwa Raker ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memperkuat arah kebijakan dan konsolidasi organisasi olahraga di daerah.

“Melalui rapat kerja ini, kita ingin memastikan bahwa pembinaan olahraga di Kabupaten Nunukan berjalan lebih terencana, terukur, dan berkelanjutan,” kata Iwan kepada MataKaltara.com, Jumat (17/04/2026).

Ia menekankan bahwa KONI harus mampu bertransformasi menjadi motor penggerak utama dalam menciptakan sistem pembinaan olahraga yang solid dan berorientasi pada prestasi.

Menurutnya, upaya tersebut harus dimulai dari hulu, yakni penjaringan bibit atlet potensial, peningkatan kualitas pelatih, hingga penyusunan program latihan yang sistematis dan berkesinambungan.

“Tidak kalah penting, KONI diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial melalui proses pembinaan yang konsisten dan terstruktur,” ujarnya.

Lebih lanjut, menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara Tahun 2026 di Kabupaten Malinau, Pemerintah Kabupaten Nunukan meminta seluruh persiapan dilakukan secara matang dan terukur.

Selain itu, sinergi lintas sektor juga dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan olahraga, termasuk kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Nunukan Muhammad Yasin mengakui bahwa pihaknya dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran di tahun ini.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh menjadi penghambat dalam upaya pembinaan atlet.

“Melalui forum ini, kita harus menyamakan persepsi untuk menyusun rencana yang tajam, terukur, dan realistis dalam menghadapi tantangan yang ada,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya fokus pada pembinaan usia muda sebagai langkah strategis dalam menjaga regenerasi atlet ke depan.

Menurutnya, Raker KONI bukan sekadar ajang seremonial, tetapi menjadi ruang penting untuk menyatukan visi dan langkah menuju peningkatan prestasi olahraga daerah.

“Kita ingin melahirkan prestasi terbaik pada Porprov 2026 mendatang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page