Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan toleransi melalui peran rumah ibadah. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Gedung Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) Jemaat Jesus Rock (J-Rock) Nunukan, Sabtu (25/07/2026).
Menurut Hermanus, keberadaan gedung gereja yang baru tidak hanya menjadi tempat beribadah bagi jemaat, tetapi juga diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan yang memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat.
Ia menilai tema peresmian “Bersatu dalam Iman, Bertumbuh dalam Kasih” sejalan dengan semangat menjaga kerukunan di Kabupaten Nunukan yang dihuni masyarakat dari berbagai suku, budaya, dan agama.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga gedung gereja ini dapat berdiri dengan baik,” kata Hermanus kepada MataKaltara.com, Selasa (28/07/2026).
Ia mengatakan pembangunan gereja merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan, doa, kerja keras, dan pengorbanan seluruh jemaat serta para pihak yang ikut mendukung proses pembangunannya.
Hermanus berharap gedung gereja tersebut dapat menjadi pusat pelayanan yang terus berkembang, menjangkau lebih banyak jemaat, sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.
Sementara itu, Gembala Sidang GGP J-Rock Nunukan Yusuf Tandi, menjelaskan pembangunan gereja dimulai sejak 2015. Proses pembangunan terlaksana berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, perusahaan, para donatur, serta masyarakat.
Ketua Umum GGP Dicky Suwarta, turut mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan gereja.
Ia menyebut warna oranye yang mendominasi bangunan gereja dipilih karena melambangkan keceriaan dan sukacita, sesuai dengan semangat yang dirasakan seluruh jemaat pada momen peresmian.
Peresmian gedung GGP J-Rock turut dihadiri Ketua Daerah GGP Barnabas Boro, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Nunukan, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Nunukan, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, para pendeta, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaat GGP J-Rock.












