Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Respon cepat personel Kodim 0911/Nunukan bersama tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran yang menghanguskan sebagian rumah milik Muh. Hariyono (28), seorang petugas keamanan (Satpam) RSUD Nunukan, di Jalan Sei Fatimah, tepatnya di depan SDN 009, Kelurahan Ujang Fatimah, Kecamatan Nunukan, Jumat (10/7/2026).Kebakaran terjadi sekira pukul 12.00 WITA.
Warga sekitar mengaku sempat mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari unit AC sebelum kepulan asap tebal muncul dari bagian atap rumah.
Api kemudian dengan cepat membesar lantaran material plafon berbahan tripleks yang mudah terbakar. Melihat kejadian tersebut, warga langsung berupaya memadamkan api secara manual sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tak berselang lama, sekitar pukul 12.30 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Kodim 0911/Nunukan bersama empat personel tiba pertama di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Upaya itu diperkuat dua personel Damkar yang berada di sekitar lokasi serta bantuan masyarakat. Sekira pukul 12.45 WITA, lima unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nunukan dengan 18 personel turut dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke bangunan di sekitarnya.
Berkat sinergi antara Kodim 0911/Nunukan, Dinas Damkar, Polsek Kota Nunukan, dan warga, kobaran api berhasil dikendalikan pada pukul 13.30 WITA. Setelah dilakukan proses pendinginan, api dinyatakan padam sepenuhnya sekira pukul 13.40 WITA.
Komandan Kodim 0911/Nunukan, Letkol Inf. Tony Prasetyo, mengapresiasi gerak cepat seluruh personel dan masyarakat dalam menangani musibah tersebut.
“Begitu menerima laporan, personel kami langsung bergerak ke lokasi untuk membantu proses pemadaman. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, sehingga kami akan selalu siap memberikan bantuan dalam setiap kondisi darurat. Kami juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur, mulai dari Damkar, Polri, hingga masyarakat yang bersama-sama berhasil mencegah api meluas,” ujar Tony Prasetyo.
Dalam kejadian itu tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun satu unit rumah mengalami kerusakan ringan dengan estimasi kerugian material sekira Rp30 juta.Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik pada unit AC yang menyebabkan ledakan.
Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan pihak Polres Nunukan.Dandim juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik yang digunakan agar kejadian serupa dapat dicegah. Kewaspadaan adalah langkah awal untuk melindungi keluarga dan lingkungan,” pungkas Tony.
Hingga kegiatan monitoring berakhir pukul 13.45 WITA, situasi di sekitar lokasi kebakaran terpantau aman, tertib, dan kondusif.












