Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, TARAKAN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dalam menjaga keberlanjutan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Hal tersebut menjadi salah satu poin penting dalam rapat kerja yang digelar di Hotel Royal Tarakan, Rabu (17/06/2026), dengan menghadirkan berbagai organisasi perangkat daerah serta BPJS Kesehatan Cabang Tarakan.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, mengatakan penyelenggaraan jaminan kesehatan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan koordinasi yang kuat antar instansi.
“Program jaminan kesehatan melibatkan banyak pihak. Karena itu diperlukan kolaborasi yang baik mulai dari aspek data kependudukan, penganggaran, regulasi hingga pelaksanaan pelayanan di lapangan,” kata Syamsuddin kepada MataKaltara.com, Minggu (21/06/2026).
Menurutnya, rapat kerja tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus membangun komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kami ingin seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama mengenai tantangan yang dihadapi dan solusi yang perlu dilakukan bersama,” ujarnya.
Ia menilai keterlibatan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dukcapil, BKAD, Biro Hukum, Biro Pemerintahan dan BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa keberhasilan program kesehatan membutuhkan dukungan lintas sektor.
“Tujuan akhirnya adalah memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan tepat sasaran. Itu yang menjadi fokus bersama dalam rapat ini,” pungkasnya.
Syamsuddin berharap sinergi yang terbangun melalui forum tersebut dapat menghasilkan langkah-langkah konkret guna memperkuat sistem jaminan kesehatan daerah sekaligus menjaga kualitas pelayanan bagi masyarakat Kalimantan Utara.












