Pemkab Nunukan

Buka Bupati Cup 2026 di Sei Manggaris, Hermanus Ajak Masyarakat Junjung Tinggi Sportivitas

×

Buka Bupati Cup 2026 di Sei Manggaris, Hermanus Ajak Masyarakat Junjung Tinggi Sportivitas

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, secara resmi membuka Turnamen Bupati Cup 2026 cabang olahraga bola voli di Kecamatan Sei Manggaris, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Voli Desa Srinanti ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus mendorong perkembangan prestasi olahraga di Kabupaten Nunukan.

Pembukaan turnamen ditandai dengan pemotongan pita dan servis pertama oleh Wakil Bupati Hermanus. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nunukan, Sura’i, Camat Sei Manggaris, Kepala Desa Srinanti serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Turnamen yang berlangsung hingga 16 November 2026 ini diikuti 14 tim dari desa-desa di Kecamatan Sei Manggaris, Wilayah IV dan sekitarnya. Sebanyak enam tim putri dan delapan tim putra ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ratusan warga Desa Srinanti dan sekitarnya yang memadati lapangan untuk menyaksikan pertandingan pembuka.

Wabup Hermanus menyampaikan bahwa kegiatan olahraga merupakan salah satu wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi, minat, dan bakat. Menurutnya, generasi muda membutuhkan ruang dan dukungan agar potensi yang dimiliki dapat berkembang melalui kegiatan yang bermanfaat.

“Karena itu, saya menyambut baik dan mendukung penuh turnamen olahraga seperti ini. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin sekaligus sarana membangkitkan prestasi olahraga di Kabupaten Nunukan,” kata Hermanus kepada MataKaltara.com, Senin (02/11/2026).

Selain mendorong prestasi olahraga, Hermanus menilai penyelenggaraan turnamen juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran peserta dan penonton berpotensi meningkatkan aktivitas usaha masyarakat, mulai dari pedagang kuliner, penjual jajanan hingga pemilik toko dan penginapan.

Lebih dari sekadar kompetisi untuk menentukan tim terbaik, turnamen ini juga diharapkan menjadi ruang pertemuan masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkuat persaudaraan.

Hermanus secara khusus mengingatkan seluruh peserta dan pendukung agar menjaga suasana pertandingan tetap aman dan kondusif. Ia berharap turnamen olahraga di wilayah tersebut tidak lagi diwarnai keributan maupun perselisihan antarkelompok.

“Saya tidak ingin turnamen ini justru menjadi ajang untuk bertengkar dan berpecah belah. Stigma lama yang menyebutkan setiap ada pertandingan sepak bola maupun bola voli di Wilayah IV selalu terjadi keributan, sudah saatnya kita akhiri,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh tim untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan mengedepankan sportivitas, sikap saling menghormati, dan semangat fair play.

“Mari kita buktikan bahwa masyarakat kita juga bisa bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, fair play, dan kedamaian,” ucapnya.

Hermanus mengajak seluruh penonton dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban selama turnamen berlangsung.

Menurutnya, kemenangan dan kekalahan merupakan hal yang lumrah dalam sebuah pertandingan. Namun, persatuan dan persaudaraan harus tetap menjadi hal utama yang dijaga.

“Menang dan kalah itu hal biasa. Yang paling penting, siapa pun pemenangnya dan siapa pun juaranya, kita semua tetap bersaudara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page