Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan keterlibatan semua pihak. Hal itu menjadi perhatian PT Lestari Alam Bakau melalui kegiatan sosialisasi pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Kalunsayan, Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Selasa (28/07/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun peran aktif masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran di wilayah desa.
Sosialisasi ini dihadiri Camat Tulin Onsoi Kristoforus Belake, Danramil Sebuku–Tulin Onsoi, Bhabinkamtibmas Desa Kalunsayan, Kepala Desa Kalunsayan, Wakil Adat Desa Kalunsayan, jajaran PT Lestari Alam Bakau, serta masyarakat setempat.
Melalui pembentukan MPA, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan sejak dini, pengawasan lingkungan, hingga langkah awal yang dapat dilakukan apabila ditemukan indikasi kebakaran.
“Pencegahan kebakaran tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak. Peran masyarakat sangat penting karena warga adalah pihak yang paling dekat dengan lingkungan sekitar,” kata Perwakilan PT Lestari Alam Bakau kepada MataKaltara.com, Rabu (29/07/2026).
Menurutnya, keberadaan MPA di tingkat desa diharapkan mampu menjadi penggerak kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan turut membantu menjaga kawasan dari ancaman kebakaran.
“Kami berharap kelompok Masyarakat Peduli Api ini tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi benar-benar dapat berjalan dan menjadi mitra dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Camat Tulin Onsoi Kristoforus Belake, menyampaikan dukungan terhadap langkah kolaborasi yang melibatkan pemerintah, perusahaan, aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat tersebut.
“Upaya menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya sinergi seperti ini, pencegahan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat karena masyarakat ikut terlibat secara langsung,” ungkapnya.
Ia menilai keberadaan MPA memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat, terutama dalam mengenali potensi bahaya dan melaporkan kondisi yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Sementara itu, unsur aparat kewilayahan juga memberikan dukungan terhadap penguatan kelompok masyarakat tersebut. Koordinasi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Kepala Desa Kalunsayan bersama tokoh adat setempat juga diharapkan dapat terus mendorong partisipasi warga agar nilai kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
Dengan terbentuknya MPA di Desa Kalunsayan, diharapkan masyarakat semakin siap menghadapi potensi karhutla serta mampu menjadi bagian dari sistem pencegahan dini di wilayah Kecamatan Tulin Onsoi.
Langkah ini menjadi salah satu bentuk kerja bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Nunukan, sekaligus memperkuat kesadaran bahwa pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.












