Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nunukan terus memperkuat kapasitas anggotanya dalam mendukung pengembangan usaha mikro. Salah satunya melalui Workshop Teknik Bicara Efektif bertajuk “Teknik Bicara Agar Produk Lebih Laku” yang digelar di Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Senin (27/07/2026).
Kegiatan yang dibuka Penasehat DWP Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia, menghadirkan narasumber Retno Dwi Arini yang membekali peserta dengan berbagai teknik komunikasi dalam pemasaran.
Mulai dari cara menarik perhatian calon pembeli, membangun kepercayaan konsumen, hingga menyampaikan keunggulan produk secara efektif.
Ketua DWP Kabupaten Nunukan, Nurlatifahani, mengatakan kemampuan berbicara menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan sebuah usaha, selain kualitas produk yang ditawarkan.
Menurutnya, tidak sedikit produk berkualitas yang kurang diminati karena pemilik usaha belum mampu menyampaikan nilai jual produknya dengan baik. Sebaliknya, produk sederhana justru mampu bersaing karena didukung komunikasi yang meyakinkan.
“Melalui pelatihan ini, peserta belajar membangun kepercayaan pelanggan, memahami kebutuhan konsumen, memilih cara penyampaian yang tepat, hingga menawarkan produk tanpa terkesan memaksa,” kata Nurlatifahani kepada MataKaltara.com, Selasa (28/07/2026).
Ia berharap materi yang diterima peserta tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga diterapkan dalam menjalankan usaha sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
Sementara itu, Penasehat DWP Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia, menegaskan DWP memiliki peran lebih dari sekadar organisasi bagi istri Aparatur Sipil Negara (ASN). DWP juga diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan ekonomi bagi anggotanya.
Ia mendorong setiap kegiatan DWP, seperti rapat, bazar, maupun pertemuan rutin, dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan dan memasarkan produk hasil karya anggota.
“DWP harus menjadi ruang yang melahirkan perempuan-perempuan mandiri, produktif, dan berdaya saing. Potensi yang dimiliki setiap anggota sangat besar, tinggal bagaimana terus diasah dan dikembangkan,” ucapnya.
Selama workshop berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti seluruh materi. Selain teknik komunikasi, mereka juga mendapatkan pembekalan mengenai strategi pemasaran, pengemasan produk yang menarik, hingga membangun citra positif sebuah produk.
Melalui kegiatan tersebut, DWP Kabupaten Nunukan berharap semakin banyak anggota yang mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan meningkatkan daya saing produk lokal melalui kemampuan komunikasi yang lebih baik.












