Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Perempuan memiliki peran besar dalam membangun keluarga, organisasi, hingga masyarakat. Melihat kebutuhan tersebut, Yayasan Bestari Madani Nunukan menghadirkan Kelas Inspiratif Profesional Muslimah (KIPRAH) Batch 1 sebagai wadah untuk membentuk muslimah yang lebih berdaya, berilmu, dan siap menjadi penggerak perubahan.
Program yang mengusung tema “Bertumbuh dalam Ilmu, Berdampak untuk Ummat” ini resmi dimulai di SDIT Ibnu Sina Nunukan, Minggu (16/07/2026).
Sebanyak 20 muslimah dari berbagai unsur masyarakat mengikuti pembinaan yang dirancang berlangsung selama enam bulan.
Peserta KIPRAH berasal dari perwakilan majelis taklim, organisasi perempuan, utusan RT, serta kelompok masyarakat lainnya. Mereka tidak hanya dibekali wawasan keislaman, tetapi juga kemampuan praktis untuk meningkatkan kualitas diri dan mengelola organisasi.
Mentor KIPRAH, Arpiah, mengatakan program ini hadir karena perempuan membutuhkan ruang untuk terus bertumbuh dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Muslimah tidak hanya memiliki peran di dalam keluarga, tetapi juga dapat mengambil peran di lingkungan sosial. Karena itu, diperlukan bekal ilmu, keterampilan, dan kepemimpinan agar mampu memberikan dampak yang lebih luas,” kata Arpiah kepada MataKaltara.com, Jumat (17/07/2026).
Menurut Arpiah, KIPRAH tidak sekadar menjadi ruang belajar, tetapi juga tempat membangun jejaring dan melatih peserta agar mampu menghadapi tantangan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selama enam bulan, peserta akan mengikuti rangkaian pembelajaran melalui kajian, diskusi, praktik, simulasi, hingga studi kasus. Materi yang diberikan mencakup pembinaan baca Al-Qur’an, public speaking, pengembangan diri, manajemen waktu, serta manajemen organisasi.
“Harapannya, setelah mengikuti program ini akan lahir muslimah yang lebih percaya diri, produktif, memiliki jiwa kepemimpinan, dan mampu membawa perubahan positif di lingkungan masing-masing,” jelasnya.
Yayasan Bestari Madani Nunukan berharap KIPRAH dapat menjadi langkah awal dalam mencetak generasi perempuan yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kompetensi dan karakter kuat untuk berkontribusi bagi umat dan daerah.
Dengan dimulainya KIPRAH Batch 1, Nunukan kini memiliki ruang baru bagi muslimah untuk belajar, bertumbuh, dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan masyarakat.












