Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Pemkab Nunukan mempercepat realisasi pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui langkah konkret berupa verifikasi, validasi, hingga peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan program strategis penguatan ekonomi kerakyatan dapat segera berjalan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Penjabat Sekretaris Daerah Raden Iwan Kurniawan menegaskan, percepatan pembangunan gerai koperasi menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
“Kita ingin pembangunan ini tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran. Semua tahapan harus dipastikan matang sejak awal, mulai dari kesiapan lahan, kelengkapan administrasi hingga aspek teknis di lapangan,” kata Iwan Kurniawan kepada MataKaltara.com, Senin (06/07/2026).
Menurutnya, verifikasi dan validasi merupakan kunci utama agar pembangunan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.
“Gerai koperasi ini harus berdiri di lokasi yang benar-benar strategis, mudah diakses masyarakat, dan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi. Karena itu proses verifikasi dilakukan secara komprehensif,” ujarnya.
Sebagai bagian dari percepatan, tim lintas perangkat daerah turun langsung melakukan survei di lokasi rencana pembangunan di kawasan depan Pasar Liem Hie Djung Nunukan.
Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi tinggi karena berada di pusat aktivitas perdagangan masyarakat.
“Kami melihat langsung kondisi lahan, akses jalan, utilitas pendukung, serta potensi aktivitas ekonomi di sekitarnya. Ini penting agar pembangunan nantinya benar-benar efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan lintas perangkat daerah menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan.
“Sinergi ini penting karena pembangunan gerai koperasi menyangkut banyak aspek, mulai dari perencanaan teknis, pengelolaan aset, hingga pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.
Begitu juga dengan dinas koperasi, kata dia, keberadaan Gerai Koperasi Merah Putih akan menjadi ruang baru bagi pelaku UMKM untuk berkembang.
“Selama ini produk UMKM memiliki potensi besar, namun akses pasar masih terbatas. Kehadiran gerai akan menjadi etalase produk lokal sekaligus memperpendek rantai distribusi,” pungkasnya.
“Ketika pemasaran lebih terorganisir dan akses usaha terbuka, maka perputaran ekonomi akan meningkat. Dampaknya tentu pada peningkatan pendapatan masyarakat,” tuturnya.
Pihaknya juga menekankan pentingnya kesiapan legalitas sejak tahap awal.
“Kami memastikan seluruh dokumen dan aspek administrasi lengkap agar pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” ucapnya.
Gerai Koperasi Merah Putih diproyeksikan menjadi pusat layanan usaha berbasis koperasi di Kelurahan Nunukan Barat, sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Nunukan.
“Kita ingin masyarakat segera merasakan manfaatnya. Gerai koperasi ini harus menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat,” terangnya.












