Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Suasana sejumlah lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Nunukan kembali bersih hanya beberapa saat setelah ibadah berlangsung, Sabtu (21/03/2026).
Hal ini tak lepas dari gerak cepat petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang langsung turun tangan menangani sisa-sisa sampah yang ditinggalkan jemaah.
Sejak pagi, petugas terlihat menyisir area masjid dan lapangan yang menjadi titik pelaksanaan Salat Id.
Sampah berupa plastik, kertas, hingga sisa makanan dikumpulkan dan diangkut agar tidak menumpuk dan mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Nunukan, Muhammad Irfan Akmad, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan, terutama pada momen hari besar keagamaan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.
“Setiap momen seperti ini, kami sudah siapkan petugas untuk langsung bergerak setelah kegiatan selesai. Ini bentuk tanggung jawab kami agar lingkungan tetap bersih dan nyaman,” kata Irfan Akmad kepada MataKaltara.com, Kamis (25/03/2026).
Menurut Irfan, kebersihan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran bersama.
Ia menilai partisipasi masyarakat Nunukan selama ini cukup baik dalam menjaga lingkungan, meskipun masih perlu terus ditingkatkan.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang sudah ikut menjaga kebersihan. Ke depan, harapannya kesadaran ini semakin tumbuh sehingga Nunukan bisa benar-benar menjadi daerah yang bersih,” ujarnya.
Momentum Idul Fitri juga dimanfaatkan Irfan untuk menyampaikan pesan kebersamaan.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya sehari-hari.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan ini juga tercermin dalam kepedulian kita terhadap lingkungan,” ucapnya.
DLH Nunukan pun terus mendorong upaya pengelolaan sampah yang lebih baik dengan target jangka panjang menuju konsep zero waste atau nol sampah di daerah tersebut.












