Nunukan

Rekor MURI Senam Lukiwol, Arpiah: Bukan Sekadar Olahraga, tetapi Identitas dan Kebanggaan Nunukan

×

Rekor MURI Senam Lukiwol, Arpiah: Bukan Sekadar Olahraga, tetapi Identitas dan Kebanggaan Nunukan

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Perayaan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Nunukan Tahun 2026 semakin semarak melalui kegiatan senam Lukiwol dengan peserta terbanyak yang digelar di Ruang Terbuka Publik (RTP) Nunukan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memeriahkan hari jadi daerah sekaligus mendorong pelestarian budaya lokal dan pola hidup sehat di tengah masyarakat.

Pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui senam Lukiwol ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa kekayaan budaya daerah dapat dikembangkan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nunukan, Arpiah, mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang memadukan unsur budaya dan olahraga memiliki nilai positif bagi pembangunan daerah.

“Senam Lukiwol bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk menjaga dan memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan para peserta menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Nunukan,” kata Arpiah kepada MataKaltara.com, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, peringatan hari jadi kabupaten tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas daerah, menjaga persatuan, dan membangun rasa memiliki terhadap Kabupaten Nunukan.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti senam Lukiwol memperlihatkan bahwa kegiatan berbasis budaya dapat menjadi sarana mempererat hubungan sosial sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

Selain memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh, kegiatan ini juga membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan budaya yang dimiliki daerahnya.

Arpiah harapkan terus mendorong agar kegiatan serupa mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas budaya, maupun masyarakat.

“Kolaborasi tersebut penting agar budaya lokal tidak hanya ditampilkan dalam perayaan tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari”. Pungkasnya.

Melalui momentum HUT ke-27 Kabupaten Nunukan, semangat kebersamaan yang tercermin dalam senam Lukiwol diharapkan terus terpelihara demi mewujudkan Nunukan yang sehat, harmonis, berbudaya, dan semakin maju.

Upaya memecahkan rekor MURI juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi budaya Kabupaten Nunukan kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap identitas daerah di wilayah perbatasan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page