Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Upaya pembinaan vokal yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Nunukan kembali membuahkan hasil. Setelah menjalani pemusatan latihan selama sekitar dua pekan, Dwi Juliani Margaret Ramelan berhasil menembus seleksi nasional Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 dan akan menjadi bagian dari paduan suara pada Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Keberhasilan tersebut sekaligus menandai kembalinya Kabupaten Nunukan memiliki wakil di ajang nasional yang mempertemukan penyanyi-penyanyi muda terbaik dari seluruh Indonesia.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Nunukan, Sura’i, mengatakan capaian itu menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan mampu menghasilkan prestasi meski masih menghadapi keterbatasan.
“Alhamdulillah Kabupaten Nunukan kembali memiliki wakil di tingkat nasional. Ini menjadi kebanggaan bagi daerah sekaligus motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan,” kata Sura’i kepada MataKaltara.com, Senin (27/07/2026).
Menurut Sura’i, sebelum mengikuti seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Tarakan, peserta asal Nunukan telah dibekali melalui training center yang difokuskan pada peningkatan teknik vokal dan kesiapan menghadapi proses seleksi.
Usai dinyatakan lolos, Dwi akan menjalani pemusatan latihan bersama peserta se-Kalimantan Utara sebelum mengikuti karantina nasional di Jakarta.Karena itu, ia mengingatkan agar seluruh rangkaian persiapan dijalani dengan disiplin, terutama dalam menjaga kesehatan dan kondisi fisik.
“Pemusatan latihan akan cukup padat. Karena itu kondisi fisik dan mental harus benar-benar dijaga agar bisa mengikuti seluruh tahapan dengan baik,” ujarnya.
Selain mengapresiasi Dwi, Sura’i juga menyampaikan penghargaan kepada para pelatih dan keluarga yang selama ini memberikan dukungan kepada peserta hingga mampu bersaing di tingkat nasional.
Ia berharap masyarakat Nunukan ikut memberikan doa dan dukungan agar Dwi dapat menjalankan tugasnya dengan baik saat tampil di Istana Negara.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan dan Pembinaan Kesenian Disbudporapar Nunukan, Warda, menjelaskan seleksi Gita Bahana Nusantara diawali dari tingkat kabupaten dengan memilih empat peserta terbaik berdasarkan kategori suara sopran, alto, tenor, dan bas.
Empat peserta tersebut kemudian mengikuti seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang dinilai oleh tim juri dari Jakarta.
Pada tahun ini, Dwi Juliani Margaret Ramelan berhasil meraih posisi terbaik pada kategori alto perempuan dan berhak mewakili Kalimantan Utara di tingkat nasional.
Warda menilai peluang Nunukan sebenarnya cukup besar untuk meloloskan lebih banyak peserta. Tiga wakil lainnya mampu bersaing hingga tahap akhir dan menempati posisi kedua pada kategori masing-masing.
Hasil tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Disbudporapar untuk meningkatkan kualitas pembinaan pada tahun mendatang. Salah satu langkah yang direncanakan ialah memperpanjang masa latihan apabila didukung anggaran yang memadai.
“Dengan waktu pembinaan yang lebih panjang, kami optimistis kemampuan peserta akan semakin matang dan peluang meloloskan lebih banyak wakil ke tingkat nasional juga semakin besar,” pungkasnya.












