Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, MALINAU – Kawasan Apau Kayan yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Malinau kembali menjadi perhatian DPRD Provinsi Kalimantan Utara terkait pelayanan listrik.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Hendri Tuwi, meminta PLN memberikan perhatian serius terhadap pengembangan jaringan listrik di wilayah Sungai Boh, Kayan Selatan, Kayan Hulu hingga Kayan Hilir.
Menurutnya, masyarakat di kawasan perbatasan juga berhak menikmati pelayanan listrik yang layak sebagaimana masyarakat di wilayah perkotaan.
“DPRD Kaltara ingin pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan sampai ke wilayah perbatasan. Jangan sampai ada kesenjangan pelayanan.” kata Hendri kepada MataKaltara.com, Rabu (27/05/2026).
Secara khusus, Hendri menyoroti kondisi Kecamatan Kayan Hilir yang masih membutuhkan pengembangan layanan PLN di sejumlah desa seperti Data Dian, Metun dan Sungai Anai.
Ia menilai kehadiran listrik sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan kesehatan, pendidikan hingga pertumbuhan ekonomi desa.
“Kalau listrik tersedia dengan baik, dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Aktivitas ekonomi bergerak, pelayanan publik juga bisa meningkat,” ujarnya.
Politisi Demokrat itu menegaskan, DPRD Kaltara akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat perbatasan agar mendapat perhatian lebih dalam program pembangunan daerah.
“Wilayah perbatasan tidak boleh dipandang sebelah mata. Mereka juga bagian penting dari Kalimantan Utara,” pungkasnya.












