Pemkab Nunukan

Diskominfo Nunukan Perkuat Barisan Publikasi OPD, Dorong Berita Pemerintah Lebih Berkualitas dan Informatif

×

Diskominfo Nunukan Perkuat Barisan Publikasi OPD, Dorong Berita Pemerintah Lebih Berkualitas dan Informatif

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Penyebarluasan informasi pemerintah tidak cukup hanya dengan menjalankan program dan kegiatan. Informasi tersebut harus dikemas secara menarik, akurat, dan mudah dipahami masyarakat. Menjawab kebutuhan itu, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Nunukan memperkuat kapasitas tim publikasi melalui rapat koordinasi bersama kontributor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (05/11/2026).

Bertempat di Ruang Rapat VIP Lantai 4 Kantor Bupati Nunukan, kegiatan ini menjadi langkah strategis Diskominfo dalam membangun kualitas publikasi pemerintah daerah sekaligus memperkuat sinergi antara kontributor OPD dan editor.

Tidak sekadar membahas rutinitas pengiriman berita, pertemuan tersebut juga membedah sejumlah aspek penting dalam produksi informasi publik, mulai dari teknik jurnalistik, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga pembaruan portal Sistem Informasi Manajemen Publikasi dan Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (SIMP4TIK).

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kabupaten Nunukan, Mursan Sakka, menegaskan bahwa kontributor OPD memiliki posisi strategis dalam memastikan berbagai program dan kebijakan pemerintah daerah diketahui masyarakat.

Menurutnya, kontributor bukan sekadar pengirim berita, melainkan bagian penting dari rantai komunikasi pemerintah yang menghubungkan aktivitas perangkat daerah dengan kebutuhan informasi publik.

“Kontributor di setiap OPD merupakan jembatan pemerintah untuk menyampaikan berbagai informasi kegiatan dan program pemerintah daerah kepada masyarakat. Karena itu, peran kontributor sangat penting agar informasi yang disampaikan dapat diterima masyarakat secara luas,” kata Mursan kepada MataKaltara.com, Jumat (06/11/2026).

Dalam sesi peningkatan kapasitas, Taufik selaku editor berita mengulas teknik penulisan berita yang memenuhi kaidah jurnalistik. Pembahasan mencakup bagaimana merumuskan judul yang kuat, menyusun isi berita secara sistematis, menghadirkan kutipan langsung, memilih foto yang relevan, hingga memperhatikan ketepatan waktu publikasi.

Penekanan diberikan pada kualitas substansi berita. Sebab, informasi pemerintah yang dipublikasikan tidak semestinya hanya menjadi dokumentasi kegiatan, tetapi harus mampu menjelaskan makna, manfaat, serta dampak program bagi masyarakat.

Sementara itu, Firmansyah bagian IT memperkenalkan wajah baru portal SIMP4TIK yang kini dirancang dengan tampilan lebih sederhana dan akses yang lebih mudah.

Pembaruan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus efektivitas kontributor OPD dalam mengelola dan mengirimkan materi publikasi.

Aspek transformasi digital juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Syahrul memaparkan pemanfaatan teknologi AI melalui ChatGPT sebagai alat bantu dalam mendukung pekerjaan publikasi, termasuk mengolah informasi dan mengembangkan materi menjadi konten video.

Pemanfaatan teknologi ini diharapkan membuka peluang bagi kontributor untuk menghasilkan konten yang lebih variatif dan adaptif terhadap perkembangan pola konsumsi informasi masyarakat. Meski demikian, penggunaan AI tetap perlu diimbangi ketelitian, verifikasi data, serta tanggung jawab dalam menghasilkan informasi.

Melalui penguatan kapasitas ini, Diskominfo Kabupaten Nunukan mendorong perubahan pola publikasi pemerintah daerah agar tidak berhenti pada penyampaian laporan kegiatan semata. Setiap informasi diharapkan memiliki nilai berita, relevan dengan kepentingan masyarakat, serta mampu menggambarkan hasil nyata dari program pemerintah.

Sinergi antara kontributor OPD dan editor pun menjadi kunci untuk menghadirkan publikasi yang lebih konsisten, berkualitas, dan terpercaya. Dengan demikian, media informasi pemerintah tidak hanya menjadi sarana dokumentasi birokrasi, tetapi juga instrumen keterbukaan informasi dan pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Nunukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page