Hukum

Pria 49 Tahun Ditemukan Tewas di Eks Lokalisasi, Polres Nunukan: Mulut Berbusa

×

Pria 49 Tahun Ditemukan Tewas di Eks Lokalisasi, Polres Nunukan: Mulut Berbusa

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Suasana di kawasan eks Lokalisasi Harapan Sadar, Jalan Persemaian RT 15, Kelurahan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan, mendadak geger pada Sabtu (26/09/2026) malam. Seorang pria bernama ABDUL (49) ditemukan tergeletak tak bernyawa di sudut luar Blok A sekitar pukul 21.20 WITA.

Kasub Sipemnas Polres Nunukan, Ipda Idris, membenarkan adanya penemuan seorang pria meninggal dunia di kawasan tersebut.

Menurutnya, sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui masuk ke kawasan eks Lokalisasi Harapan Sadar yang kini dikenal dengan nama Borneo Karaoke sekitar pukul 20.30 WITA seorang diri.

Keterangan sejumlah saksi menjadi bagian dari penelusuran awal polisi terhadap rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan.

Saat berada di salah satu kamar di Blok F, korban disebut sempat mengalami kondisi tubuh yang tidak normal. Saksi melihat korban dalam keadaan pucat dan mengeluhkan atau mengalami sesak napas.

Melihat kondisi tersebut, saksi kemudian meminta korban keluar dari kamar karena khawatir dengan keadaan kesehatannya.

Korban selanjutnya berjalan meninggalkan Blok F menuju bagian belakang kawasan tersebut.

“Dari keterangan saksi, korban kemudian terlihat berjalan ke arah belakang blok hingga menuju Blok A,” kata Ipda Idris kepada MataKaltara.com, Minggu (27/09/2026).

Beberapa saat kemudian, seorang saksi yang berada di sekitar Blok A melihat korban dalam kondisi terbaring di sudut luar blok.

Saat didekati, korban sudah tidak bergerak. Saksi juga melihat adanya cairan berbusa yang keluar dari mulut korban.

Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada petugas keamanan kawasan. Petugas selanjutnya menghubungi pihak Polsek Nunukan.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan pengecekan terhadap kondisi korban. Dari hasil pemeriksaan awal, korban dipastikan telah meninggal dunia.

Tim Inafis Polres Nunukan kemudian diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara bersama personel Reskrim Polres Nunukan dan Polsek Nunukan.

Ipda Idris mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

Pemeriksaan luar jenazah juga dilakukan oleh dokter RSUD Nunukan. Hasilnya, ditemukan sejumlah kondisi pada tubuh korban, di antaranya lidah tergigit dan mengeluarkan darah, kaku mayat yang belum terjadi secara keseluruhan, serta lebam mayat pada bagian punggung yang belum menetap.

Selain itu, dokter menemukan cairan berwarna putih dari hidung dan cairan putih berbusa dari mulut korban.

Polisi juga mencatat keterangan keluarga bahwa korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Korban disebut beberapa kali menjalani pengobatan di RSUD Nunukan terkait penyakit tersebut.

Dalam pemeriksaan terhadap barang yang melekat pada korban, petugas menemukan uang tunai sebesar Rp950 ribu di kantong celana.

Sementara beberapa jenis obat yang diduga sebagai obat penahan nyeri atau pereda rasa sakit ditemukan dari rumah korban dan kemudian diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.

Seluruh barang tersebut telah diserahkan kepada personel Reskrim Polsek Nunukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak keluarga korban kemudian menyatakan tidak menghendaki dilakukan pemeriksaan visum dalam atau autopsi terhadap jenazah.

Hingga saat ini, kepolisian masih menangani perkara tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian, keterangan para saksi, pemeriksaan luar jenazah, serta informasi dari pihak keluarga.

Polisi memastikan penanganan dilakukan untuk memperjelas rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page