Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Anggota DPRD Kalimantan Utara, Muhammad Nasir, meminta pemerintah tidak hanya melihat pembangunan dari skala besar dalam menentukan prioritas anggaran.
Menurut Nasir, pembangunan yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat juga harus mendapatkan perhatian dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026.
Ia mencontohkan akses menuju lahan pertanian dan perkebunan, jembatan penghubung, jalan lingkungan hingga ketersediaan air bersih.
“Jangan melihat sesuatu hanya karena nilainya kecil kemudian dianggap tidak strategis. Bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan jalan tersebut untuk pergi ke kebun atau mengangkut hasil pertanian, itu sangat penting,” kata Nasir kepada MataKaltara.com, Jumat (25/09/2026).
Nasir mengatakan pembangunan daerah pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, ia mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menyusun skala prioritas berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Menurutnya, koordinasi antarpemerintah daerah menjadi penting agar keterbatasan kewenangan tidak menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan.
“Yang paling penting adalah masyarakat mendapatkan manfaat. Mekanismenya tentu harus mengikuti aturan, tetapi pemerintah harus bersama-sama mencari solusinya,” pungkasnya.












