Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN -Pemerintah Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 dan Daftar Usulan RKPDes (DU-RKPDes) Tahun Anggaran 2028.
Kegiatan yang berlangsung di BPU Kantor Desa Sungai Nyamuk, Selasa (15/09/2026), dibuka langsung oleh Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah.
Musrenbangdes tersebut menjadi forum bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk membahas berbagai kebutuhan pembangunan sekaligus menetapkan usulan berdasarkan skala prioritas.
Dalam sambutannya, Zainal mengapresiasi Pemerintah Desa Sungai Nyamuk yang telah melaksanakan Musrenbangdes sebagai bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan desa.
Menurutnya, Musrenbangdes bukan sekadar forum menyusun daftar kegiatan pembangunan, tetapi menjadi ruang bersama untuk menentukan arah pembangunan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat.
“Musrenbangdes ini menjadi momentum untuk menyusun RKPDes Tahun Anggaran 2027 sekaligus Daftar Usulan RKPDes Tahun Anggaran 2028. Saya berharap setiap usulan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat dan skala prioritas,” kata Zainal kepada MataKaltara.com, Rabu (16/09/2026).
Ia meminta pemerintah desa bersama masyarakat menggali berbagai potensi maupun persoalan yang terdapat di setiap dusun dan RT.
Menurutnya, kebutuhan pembangunan harus dilihat secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur, pelayanan dasar, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kepemudaan, UMKM, pertanian hingga perikanan.
Zainal juga mengingatkan agar perencanaan pembangunan desa tidak berjalan sendiri, tetapi diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Kabupaten Nunukan, khususnya 17 Program Arah Perubahan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan.
“Usulan yang kita susun harus melihat kebutuhan masyarakat, tetapi juga harus searah dengan 17 Program Arah Perubahan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan. Dengan begitu, pembangunan dari desa sampai kabupaten dapat berjalan selaras dan saling mendukung,” jelasnya.
Khusus untuk penyusunan DU-RKPDes Tahun Anggaran 2028, Zainal meminta agar setiap usulan dibuat secara realistis, sesuai skala prioritas dan kewenangan.
Usulan tersebut nantinya dapat diperjuangkan melalui tahapan Musrenbang Kecamatan hingga tingkat Kabupaten Nunukan.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam mengawal program yang telah disepakati.
“Kita harus menjaga kebersamaan, melaksanakan perencanaan secara transparan dan realistis, serta mengawal bersama setiap program yang telah disepakati,” ucapnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Anhar, menekankan pentingnya keterpaduan perencanaan pembangunan mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.
Menurutnya, integrasi perencanaan diperlukan agar program pembangunan di setiap tingkatan dapat saling mendukung dan tidak berjalan secara terpisah.
“Perencanaan pembangunan desa perlu terintegrasi dengan perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan dan kabupaten, sehingga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat tersambung dalam proses perencanaan pembangunan secara keseluruhan,” tuturnya.
Kepala Desa Sungai Nyamuk, Zulkifli, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyampaikan masukan, saran dan usulan pembangunan.
Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang benar-benar mencerminkan kebutuhan warga sekaligus mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi Desa Sungai Nyamuk.
Di kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Mulyono, mengingatkan masyarakat agar lebih mengutamakan kebutuhan dibandingkan keinginan dalam menyampaikan aspirasi pembangunan.
“Jangan pernah menyerah untuk mengusulkan. Sampaikan usulan yang betul-betul menjadi kebutuhan masyarakat dan yang memang memungkinkan untuk direalisasikan. Utamakan kebutuhan, bukan keinginan,” pungkasnya.
Musrenbangdes tersebut juga dirangkaikan dengan penerimaan bantuan sembako bagi masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.
Kegiatan dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Andi Mulyono, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Anhar, Kepala Desa Sungai Nyamuk Zulkifli beserta jajaran, Ketua dan Anggota BPD, Kepala UPT Puskesmas Sungai Nyamuk, para kepala sekolah se-Kecamatan Sebatik Timur, unsur TNI-Polri, kepala dusun dan ketua RT, TP PKK, kader Posyandu, penyuluh dan pendamping desa, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan dan unsur masyarakat lainnya.
Melalui Musrenbangdes ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, DPRD dan seluruh elemen masyarakat dalam menyusun pembangunan yang partisipatif, realistis dan tepat sasaran.
Perencanaan yang disusun dari tingkat desa diharapkan dapat menjadi dasar pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung arah pembangunan Kabupaten Nunukan.












