Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Dua siswa SMA Katolik Frateran Santo Gabriel Nunukan mendapat kepercayaan menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Nunukan Tahun 2026.
Keduanya yakni Martinus Blaom Wuli yang dipercaya masuk dalam Pasukan 8 dan Aljan yang bertugas dalam Pasukan 45.
Keduanya resmi dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Nunukan dalam kegiatan pengukuhan yang berlangsung di Kantor Bupati Nunukan, Sabtu (15/08/2026).
Kepala SMA Katolik Frateran Santo Gabriel Nunukan, Anselmus Nong Sareng, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada kedua siswanya tersebut.
Menurutnya, terpilihnya Martinus dan Aljan menjadi Paskibraka Kabupaten Nunukan merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan, sekaligus menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan menunjukkan kedisiplinan.
“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah. Terpilihnya dua siswa kami sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Nunukan menunjukkan bahwa siswa Frateran juga mampu berprestasi dan dipercaya untuk menjalankan tugas negara,” kata Anselmus kepada MataKaltara.com, Sabtu (15/08/2026).
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama menjalani proses latihan hingga pelaksanaan tugas dapat menjadi bekal berharga bagi Martinus dan Aljan, terutama dalam membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama dan cinta tanah air.
Anselmus juga mengapresiasi kerja keras kedua siswa serta dukungan para pembina yang telah mendampingi mereka selama proses persiapan.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya soal kemampuan baris-berbaris, tetapi juga tentang kedisiplinan, tanggung jawab dan keteladanan. Kami berharap mereka dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.
Pihak sekolah pun berharap keterlibatan kedua siswa dalam Paskibraka Kabupaten Nunukan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar SMA Katolik Frateran Santo Gabriel Nunukan untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Semoga mereka dapat memberikan yang terbaik dan membawa nama baik sekolah. Ini juga menjadi motivasi bagi siswa lainnya agar berani bermimpi, berusaha dan mengambil kesempatan untuk mengukir prestasi,” pungkasnya.












