Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Semangat dan optimisme mengiringi keberangkatan Kontingen Pesparawi Kabupaten Nunukan menuju ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Sebanyak 43 anggota kontingen resmi dilepas oleh Bupati Nunukan, Irwan Sabri, dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Serbaguna Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Senin (15/06/2026).
Kontingen Paduan Suara Anak Kabupaten Nunukan dipercaya mewakili Provinsi Kalimantan Utara pada ajang bergengsi tingkat nasional yang akan berlangsung pada 17 hingga 26 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Pesparawi tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga membawa misi yang lebih besar, yakni memperkuat persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan antar anak bangsa.
“Keikutsertaan dalam Pesparawi jangan hanya dimaknai sebagai ajang perlombaan semata, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan antar daerah di Indonesia,” kata Irwan kepada MataKaltara.com, Selasa (16/06/2026).
Menurutnya, kehadiran kontingen dari Kabupaten Nunukan di panggung nasional menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan daerah perbatasan kepada masyarakat Indonesia.
Ia pun mengajak seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga nama baik Kabupaten Nunukan dan Provinsi Kalimantan Utara.
“Buktikan bahwa putra-putri Nunukan mampu bersaing dan memberikan penampilan terbaik di tingkat nasional,” ucapnya.
Irwan Sabri juga mengingatkan bahwa musik dan nyanyian gerejawi memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai perbedaan yang ada di tengah masyarakat.
Karena itu, momentum Pesparawi diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dalam membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat persatuan.
Sementara itu, Ketua Panitia Persiapan Pemberangkatan Kontingen, Freddyanto Gromiko, menjelaskan bahwa keberangkatan peserta merupakan buah dari proses pembinaan yang panjang dan serius.
Sejak September 2025, para peserta secara rutin menjalani latihan tiga hingga empat kali setiap pekan.
Bahkan, untuk mematangkan persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional, panitia menghadirkan pelatih nasional yang memberikan pelatihan intensif selama satu minggu di Nunukan.
“Seluruh peserta telah menjalani proses latihan yang cukup panjang dan terukur. Kami optimistis mereka dapat memberikan penampilan terbaik di Pesparawi Nasional nanti,” jelasnya.
Pada ajang Pesparawi Nasional XIV, Paduan Suara Anak Kabupaten Nunukan dijadwalkan tampil pada 22 Juni 2026 dengan membawakan tiga kategori lagu, yakni lagu wajib, lagu pilihan terikat, dan lagu pilihan bebas.
Adapun jumlah kontingen yang diberangkatkan sebanyak 43 orang, terdiri atas 30 peserta paduan suara anak, tiga pelatih, empat pendamping, satu dokter tim, serta lima peserta dari kabupaten/kota lain di Kalimantan Utara, yakni Kabupaten Malinau, Kabupaten Bulungan, dan Kota Tarakan.
Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Nunukan, Joni Saleh, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan atas dukungan moril maupun materil yang diberikan sehingga kontingen dapat mengikuti ajang nasional tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan yang telah memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada kontingen Pesparawi. Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh peserta untuk memberikan hasil terbaik,” ujarnya.
Seluruh kontingen Kalimantan Utara dijadwalkan berangkat menuju Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke Manokwari, Papua Barat.
Masyarakat Nunukan pun menaruh harapan besar agar para duta daerah tersebut mampu mengukir prestasi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Nunukan dan Provinsi Kalimantan Utara di tingkat nasional.












