DPRD Kaltara

Perjuangkan Listrik Warga, Muhammad Nasir Dampingi ESDM Survei Titik Baru di Perbatasan

×

Perjuangkan Listrik Warga, Muhammad Nasir Dampingi ESDM Survei Titik Baru di Perbatasan

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Komitmen memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat perbatasan kembali ditunjukkan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara dari Fraksi PKS dapil Nunukan, Muhammad Nasir, yang turun langsung mendampingi survei lapangan penambahan jaringan listrik baru di wilayah Nunukan Selatan dan Pulau Sebatik.

Selama dua hari, Senin–Selasa (12–13 Mei 2026), Nasir membersamai rombongan Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Utara Yosua Batara Payangan bersama tim Perusahaan Listrik Negara Unit Nunukan–Sebatik meninjau sejumlah titik usulan masyarakat yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik.

Survei dilakukan sebagai tindak lanjut aspirasi warga yang disampaikan saat reses, kunjungan dapil, maupun komunikasi langsung masyarakat di wilayah perbatasan.

Lokasi yang disurvei meliputi Jalan Mambunut Dalam, Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, serta empat titik di Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat, yakni Jalan Sei Buangan Mantik.as, Jalan Prambanan Bebatu RT 10, Jalan Kebakil RT 09, dan Jalan Tembaring RT 06 di wilayah Pulau Sebatik.

Nasir menegaskan, perjuangan menghadirkan jaringan listrik bukan sekadar program pembangunan biasa, melainkan kebutuhan pokok masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah.

“Listrik hari ini sudah menjadi kebutuhan dasar. Bukan hanya penerangan, tetapi juga menunjang ekonomi, pendidikan anak-anak, aktivitas usaha, hingga kualitas hidup masyarakat perbatasan,” kata Nasir kepada MataKaltara.com, Kamis (14/05/2026).

Menurutnya, wilayah yang dikunjungi merupakan kawasan produktif dengan potensi besar di sektor rumput laut, pertanian, dan perkebunan.

Ketersediaan listrik dinilai akan mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan warga.

“Banyak sentra rumput laut, pertanian, dan perkebunan yang masih membutuhkan listrik layak. Dengan adanya jaringan listrik, aktivitas ekonomi masyarakat akan jauh lebih berkembang,” ujarnya.

Ia menegaskan tidak ingin proses berhenti pada tahap survei semata.

Nasir memastikan akan terus mengawal hingga realisasi program, termasuk memperjuangkan bantuan pemasangan meter listrik gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami tidak ingin aspirasi masyarakat berhenti di atas kertas. Selain jaringan listrik baru, kita juga akan perjuangkan bantuan kilometer listrik gratis untuk warga,” ucapnya.

Hasil survei lapangan ini selanjutnya akan diperjuangkan bersama Dinas ESDM Provinsi Kaltara ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral agar masuk program prioritas pemerintah pusat.

Nasir menyebut sejumlah usulan sebelumnya telah lolos tahap survei dan kini masuk pembahasan di tingkat pusat, seperti pemasangan tiang listrik dari Bambangan menuju Bukit Keramat serta Kampung Tebol RT 02 dan RT 03 Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah.

“Alhamdulillah beberapa usulan masyarakat sudah masuk pembahasan pusat setelah survei. Ini bukti aspirasi masyarakat perbatasan terus kita kawal serius agar bisa direalisasikan,” jelasnya.

Sementara itu, Yosua Batara Payangan menyampaikan percepatan pembangunan jaringan listrik perbatasan merupakan bagian dari dukungan terhadap visi Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang untuk mewujudkan kawasan perbatasan yang terang dan memiliki pertumbuhan ekonomi lebih baik.

“Pembangunan listrik di perbatasan adalah bagian dari pemerataan pembangunan. Kita ingin masyarakat perbatasan merasakan pelayanan yang sama dan peluang ekonomi yang sama dengan daerah lainnya,” tuturnya.

Kegiatan ini turut didampingi Kepala Desa Setabu Muchsin, staf desa, serta para ketua RT setempat.

Kehadiran pemerintah desa dan tokoh masyarakat dinilai penting untuk memastikan pendataan dan identifikasi kebutuhan warga berjalan maksimal.

Sebagai wakil rakyat dapil Nunukan, Nasir menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat untuk mengawal berbagai aspirasi kebutuhan dasar warga.

“Amanah anggota DPRD bukan hanya hadir di ruang rapat, tetapi memastikan aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan hingga terealisasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page