Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, TARAKAN – Kendala jaringan internet menjadi perhatian utama DPRD Kaltara dalam pelaksanaan SPMB 2026/2027.Bahkan, Komisi IV meminta Dinas Pendidikan melakukan mitigasi sejak awal agar tidak terjadi hambatan teknis saat masa pendaftaran berlangsung.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara Syamsuddin Arfah menilai masih banyak wilayah di Kaltara yang mengalami blank spot dan keterbatasan akses internet.
“Ini fakta di lapangan. Kita tidak bisa memaksakan sistem full online jika infrastrukturnya belum merata,” kata Syamsuddin kepada MataKaltara.com, Rabu (06/05/2026).
Ia menekankan bahwa kehadiran layanan pendaftaran offline harus benar-benar optimal.
“Sekolah harus menyiapkan helpdesk dan layanan pendampingan. Jangan sampai masyarakat merasa ditinggalkan oleh sistem,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan SPMB bukan hanya soal teknologi, tetapi juga pelayanan publik.
“Tujuan utama kita adalah memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersekolah,” jelasnya.
Komisi IV juga mengingatkan pentingnya kesiapan server dan sistem IT agar tidak terjadi gangguan saat pendaftaran serentak.
“Kami berharap tidak ada lagi keluhan server down atau akses lambat,” pungkasnya.












