DPRD Kaltara

Tamara Moriska Tekankan Sosialisasi SPMB Harus Menjangkau Wilayah Perbatasan

×

Tamara Moriska Tekankan Sosialisasi SPMB Harus Menjangkau Wilayah Perbatasan

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Tamara Moriska, menegaskan pentingnya penguatan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar benar-benar menjangkau seluruh masyarakat, khususnya wilayah perbatasan.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan sosialisasi SPMB tahun ajaran 2026/2027 di Ruang Rapat Benuanta, Gedung Gabungan Dinas II, Tanjung Selor, Senin (20/04/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Sekretariat Daerah ini merupakan bagian dari tahapan implementasi sistem baru penerimaan peserta didik jenjang SMA, SMK, dan SLB yang kini menggantikan skema PPDB.

Tamara menilai, perubahan sistem harus diiringi dengan edukasi publik yang masif agar masyarakat memahami mekanisme baru secara utuh.

Menurutnya, keberhasilan SPMB tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga oleh tingkat pemahaman masyarakat.

“Perubahan kebijakan harus diikuti sosialisasi yang kuat. Masyarakat perlu memahami alur, jalur seleksi, serta hak dan kewajiban dalam sistem baru ini,” kata Tamara kepada MataKaltara.com, Selasa (21/04/2026).

Ia menyoroti masih adanya wilayah yang belum terjangkau informasi secara optimal, terutama daerah perbatasan seperti Nunukan.

Keterbatasan akses informasi dinilai berpotensi menimbulkan kesenjangan pemahaman masyarakat.

“Perlu ada langkah konkret agar informasi ini benar-benar sampai ke masyarakat, terutama di daerah yang akses informasinya masih terbatas,” ujarnya.

Tamara juga mendorong pemerintah daerah memanfaatkan berbagai saluran komunikasi, mulai dari sosialisasi tatap muka, media lokal, hingga kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Jangan hanya mengandalkan media sosial. Kita harus hadir langsung di tengah masyarakat agar pesan yang disampaikan lebih efektif,” ucapnya.

Ia menegaskan, DPRD Kaltara akan terus mengawal implementasi SPMB agar berjalan transparan, inklusif, dan berkeadilan.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Kalimantan Utara memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang berkualitas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page