Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026 dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan hiburan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi daerah.
Selama dua pekan pelaksanaan, sebanyak 73,8 persen pelaku usaha tercatat mengalami kenaikan omzet. Capaian tersebut disampaikan Bupati Nunukan Irwan Sabri, saat menutup rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026 di kawasan Paras Perbatasan, Kabupaten Nunukan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan dan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, perputaran bruto festival tercatat mencapai Rp12,604 miliar. Sementara itu, omzet UMKM yang berjualan di kawasan Paras Perbatasan selama 2–14 Oktober 2026 mencapai Rp1,667 miliar.
Jika digabungkan dengan omzet usaha yang tercatat di luar kawasan festival, total omzet usaha mencapai Rp5,824 miliar.
Bupati Irwan Sabri mengatakan, capaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan kebudayaan dan hiburan dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Selama dua pekan pelaksanaan Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026, data dari BPS dan UMKM menunjukkan bahwa 73,8 persen pelaku usaha mengalami kenaikan omzet. Ini menjadi bukti bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya menghadirkan hiburan dan melestarikan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, kata Irwan kepada MataKaltara. com, Kamis (12/10/2026).
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Paras Fest tidak hanya diukur dari kemeriahan acara dan tingginya antusiasme pengunjung, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat, terutama mereka yang terlibat dalam aktivitas ekonomi selama festival berlangsung.
Data tersebut mencatat omzet agregat sampel usaha meningkat dari Rp3,103 miliar pada kondisi normal menjadi Rp4,157 miliar selama Paras Fest 2026. Dengan demikian, terjadi kenaikan sekitar Rp1,054 miliar atau 33,97 persen dibandingkan kondisi normal.
“Harapan kita, kegiatan seperti Paras Fest dapat terus menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk, memperluas pasar, dan meningkatkan pendapatan. Ketika kegiatan daerah mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, maka manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Irwan Sabri juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026.
Menurutnya, keberhasilan acara yang berlangsung selama dua pekan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari panitia, perangkat daerah, aparat keamanan, petugas kebersihan, pelaku seni dan budaya, komunitas, hingga seluruh elemen masyarakat yang turut mengambil bagian.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder yang telah bekerja keras, meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menyukseskan Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026. Berkat kerja sama dan dukungan semua pihak, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada para pelaku UMKM, pengusaha, serta masyarakat Kabupaten Nunukan yang telah ikut meramaikan kegiatan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung.
“Kepada seluruh pelaku UMKM, para pengusaha, dan seluruh masyarakat Nunukan, saya mengucapkan terima kasih. Bapak dan Ibu telah menjadi tuan rumah yang ramah bagi setiap pengunjung yang datang. Kita bukan hanya menyambut mereka dengan keramahan, tetapi juga bersama-sama merasakan langsung berkah ekonomi dari penyelenggaraan Paras Fest ini,” tuturnya.
Bupati berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang terbangun selama festival dapat terus dipertahankan, sehingga kegiatan serupa pada masa mendatang mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Nunukan akan terus mendorong kegiatan yang mampu memadukan pelestarian budaya, pengembangan sektor pariwisata, promosi produk lokal, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Melalui Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026, perayaan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan diharapkan tidak hanya meninggalkan kenangan bagi masyarakat dan pengunjung, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha serta memperkuat kebanggaan terhadap kekayaan budaya daerah perbatasan.












