Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Tongkat komando Polres Nunukan dipastikan akan berganti. AKBP Bonifasius Rumbewas mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Tarakan, sementara kursi Kapolres Nunukan akan ditempati AKBP Ruslaeni.
Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi dan mutasi pejabat Polri yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri. Secara nasional, mutasi kali ini mencakup 1.121 personel, termasuk 190 pejabat yang mengisi jabatan kapolres dan posisi setingkat.
Di lingkungan Polda Kalimantan Utara, rotasi menyasar dua polres, yakni Polres Nunukan dan Polres Tarakan. Pergantian ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.
Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri.
Menurutnya, rotasi jabatan bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan serta mendorong peningkatan profesionalisme personel.
“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Trunoyudo kepada MataKaltara.com, Kamis (23/07/2026).
Ia juga berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugasnya masing-masing sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Sementara itu, pergantian pimpinan di Polres Nunukan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat karena masih menunggu pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab).
Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, mengatakan hingga kini belum ada jadwal resmi terkait pelaksanaan sertijab Kapolres Nunukan.
“Belum ada rencana kegiatan pelantikannya,” ujarnya.
Dengan demikian, AKBP Bonifasius Rumbewas masih menjalankan tugas sebagai Kapolres Nunukan hingga proses sertijab resmi dilaksanakan.












