Pemkab Nunukan

Produk Lokal Nunukan Didorong Tembus Pasar Global Lewat Penguatan Branding dan Kemasan

×

Produk Lokal Nunukan Didorong Tembus Pasar Global Lewat Penguatan Branding dan Kemasan

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Tim Penggerak PKK Kabupaten Nunukan mendorong kelompok UP2K PKK dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meningkatkan kualitas produk melalui penguatan branding dan packaging sebagai langkah memperluas daya saing hingga pasar yang lebih luas.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia saat membuka Pelatihan Branding dan Packaging bagi Kelompok UP2K PKK dan UMKM se-Pulau Nunukan, Rabu (23/09/2026).

Andi Annisa Muthia mengatakan Kabupaten Nunukan memiliki beragam potensi produk lokal yang dihasilkan masyarakat, mulai dari makanan, kerajinan, olahan hasil pertanian dan perikanan hingga berbagai produk kreatif lainnya.

Menurutnya, potensi tersebut dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat apabila dikelola dengan baik sehingga mampu memberikan nilai tambah, membuka lapangan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Namun, ia menekankan bahwa kualitas produk saja belum cukup untuk memenangkan persaingan pasar.

Produk juga membutuhkan manajemen usaha yang baik, kemasan yang menarik dan ramah lingkungan, serta branding yang kuat.

“Produk yang baik harus mampu dikelola dengan manajemen usaha yang baik, dikemas secara menarik dan ramah lingkungan, serta memiliki branding yang kuat,” kata Annisa kepada MataKaltara.com, Rabu (23/09/2026).

Mengusung tema “Produk Lokal, Peluang Global”, pelatihan tersebut diharapkan mampu mengubah pola pikir pelaku UP2K dan UMKM agar tidak hanya melihat pasar lokal sebagai tujuan pemasaran.

Andi Annisa menilai produk yang dihasilkan masyarakat Nunukan memiliki peluang untuk dipasarkan lebih luas. Untuk mewujudkannya, pelaku usaha perlu terus meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, membangun merek, memahami kebutuhan konsumen serta memanfaatkan berbagai peluang pemasaran.

“Kemasan bukan sekadar pembungkus. Branding bukan sekadar nama dan logo. Keduanya adalah bagian dari cara kita membangun kepercayaan konsumen dan nilai sebuah produk,” ujarnya.

Ia berharap identitas produk Nunukan semakin kuat sehingga ketika konsumen melihat suatu produk, mereka dapat mengenalinya sebagai produk daerah yang berkualitas, menarik dan mampu bersaing.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan juga menyampaikan apresiasi kepada Pokja II TP PKK Kabupaten Nunukan yang telah berkolaborasi dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan serta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Bulungan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sinergi antarlembaga diperlukan agar pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui pelatihan, tetapi juga pendampingan usaha, akses pembiayaan, peningkatan kualitas produk, promosi, pemasaran hingga perluasan akses pasar.

Kepada para peserta, Andi Annisa berpesan agar pelatihan tidak sekadar menjadi ruang menerima materi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar, bertanya dan mencoba menerapkan pengetahuan yang diperoleh.

Ia berharap setelah pelatihan terdapat perubahan nyata pada produk yang dihasilkan, baik dari sisi kemasan, kekuatan branding, pengelolaan usaha maupun peningkatan nilai jual.

Selain branding dan packaging, Andi Annisa juga mendorong adanya pelatihan lanjutan yang membekali pelaku UMKM dengan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan percaya diri dalam mempromosikan produk di era digital.

Kemampuan tersebut dinilai penting dalam pembuatan video promosi, live selling, konten media sosial maupun kegiatan pameran dan promosi produk.

“Tidak harus menjadi pembicara profesional. Yang penting adalah mampu berbicara dengan jelas, percaya diri, jujur, menarik, dan mampu menyampaikan cerita di balik produk,” pungkasnya.

Ia menambahkan, konsumen tidak hanya membeli sebuah produk, tetapi juga dapat membeli cerita, pengalaman dan kepercayaan yang dibangun melalui komunikasi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal Kabupaten Nunukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page