Pemkab Nunukan

Maulid Nabi di Al-Muttaqin, Pj Sekda Nunukan Tekankan Pentingnya Akhlak Generasi Muda

×

Maulid Nabi di Al-Muttaqin, Pj Sekda Nunukan Tekankan Pentingnya Akhlak Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Besar Al-Muttaqin, Kabupaten Nunukan, menjadi momentum untuk memperkuat pembentukan karakter generasi muda melalui keteladanan Rasulullah SAW.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (09/09/2026) tersebut dihadiri Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Peringatan Maulid Nabi berlangsung khidmat dengan tausiah yang disampaikan Habib Abdurrahman bin Qasim Al-Aydarus. Turut hadir Camat Nunukan, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para alim ulama serta masyarakat.

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Mewujudkan Generasi yang Beriman, Bertaqwa dan Berakhlak Mulia”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama mengenai pentingnya mempersiapkan generasi masa depan Nunukan.

Dalam sambutannya, Raden Iwan Kurniawan mengatakan generasi yang diharapkan adalah generasi yang memiliki tri sukses, yakni berakhlaqul karimah, alim faqih atau memiliki keluasan ilmu, serta memiliki kemandirian sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Ini bukan hanya sekadar tema. Ini adalah PR besar kita bersama sebagai orang tua, guru, pemerintah dan masyarakat Nunukan,” kata Raden kepada MataKaltara.com, Kamis (10/09/2026).

Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan guru terbaik yang telah memberikan keteladanan dalam berbagai aspek kehidupan.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, dapat dijadikan pondasi dalam membentuk karakter anak-anak dan generasi muda di Kabupaten Nunukan.

Pertama, berakhlaqul karimah. Generasi muda harus dibentuk menjadi pribadi yang jujur, amanah, menghormati orang tua dan guru, serta mampu menjaga toleransi antarsuku dan antaragama.

“Ini modal utama hidup di Nunukan yang masyarakatnya beragam,” ujarnya.

Kedua, alim faqih, yang dimaknai sebagai pribadi yang cerdas, berilmu, memahami agama sekaligus memiliki wawasan tentang dunia.

Raden Iwan menegaskan, anak-anak Nunukan tidak cukup hanya memiliki kekuatan iman, tetapi juga harus dibekali ilmu pengetahuan agar mampu bersaing dan mengambil peran dalam pembangunan di masa mendatang.

“Anak-anak Nunukan harus kuat imannya dan kuat juga ilmunya, agar bisa bersaing dan memimpin di masa depan,” jelasnya.

Ketiga, lanjut Raden Iwan, adalah kemandirian. Generasi muda diharapkan tidak menjadi pribadi yang selalu bergantung kepada orang lain, melainkan mampu berpikir kreatif dan memiliki keterampilan.

Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan untuk hidup mandiri, termasuk dalam bidang ekonomi.

Lebih jauh, Raden Iwan mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat sebagai ruang utama pembentukan karakter anak.

“Mari kita jadikan akhlak Rasulullah sebagai cermin dalam mendidik anak-anak kita. Rumah harus menjadi madrasah pertama, sekolah menjadi madrasah kedua, dan masyarakat menjadi madrasah ketiga,” ucapnya.

Ia berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah, menurutnya, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadikan peringatan Maulid ini bukan sekadar seremonial, tetapi benar-benar kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Dengan penguatan nilai keimanan, ilmu pengetahuan, akhlak dan kemandirian, Raden Iwan berharap generasi muda Nunukan mampu menjadi kekuatan penting dalam membangun daerah sekaligus menghadapi tantangan masa depan.

“Dengan begitu, insyaallah Kabupaten Nunukan akan menjadi daerah yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, dan generasinya sukses dunia akhirat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page