Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Semangat kebersamaan dalam keberagaman kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui kehadiran Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, pada Musyawarah dan Pelantikan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Nunukan masa bakti 2026–2030 di Aula Klenteng San Sen Kong, Minggu (19/07/2026).
Pada kesempatan tersebut, Adi Wijaya resmi dilantik sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Nunukan periode 2026–2030 oleh Ketua PSMTI Kalimantan Utara, Hiang Adhi Chandra Prasetyo.
Acara turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Nunukan Hasan Basri, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lintas etnis.
Dalam sambutannya, Raden Iwan Kurniawan menegaskan bahwa keberadaan PSMTI tidak hanya sebagai organisasi yang menaungi masyarakat Tionghoa, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan dan mempererat keharmonisan sosial di Kabupaten Nunukan yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman suku, agama, dan budaya.
Menurutnya, kerukunan yang selama ini terjalin merupakan modal sosial yang harus terus dijaga agar pembangunan daerah dapat berjalan dengan aman, damai, dan berkelanjutan.
“Kabupaten Nunukan dibangun oleh keberagaman. Masyarakat Tionghoa telah menjadi bagian penting dari perjalanan daerah ini. Mereka tidak hanya berkontribusi dalam sektor ekonomi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, dan kehidupan bermasyarakat. Ini menjadi kekuatan besar yang harus terus kita rawat bersama,” kata Iwan kepada MataKaltara.com, Selasa (21/07/2026).
Ia juga mengapresiasi nilai-nilai luhur yang diwariskan dalam budaya Tionghoa, seperti semangat kerja keras, menghormati orang tua, menjaga kepercayaan, serta mengedepankan kebersamaan.
Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam membangun masyarakat yang harmonis, produktif, dan saling menghargai.
Raden Iwan berharap kepengurusan baru PSMTI mampu menghadirkan berbagai program yang tidak hanya bermanfaat bagi anggotanya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas melalui kegiatan sosial, pendidikan, budaya, dan kemanusiaan.
“Pemerintah Kabupaten Nunukan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh organisasi kemasyarakatan, termasuk PSMTI. Sinergi ini penting untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman yang kita miliki,” ujarnya.
Ia optimistis, di bawah kepemimpinan Adi Wijaya, PSMTI Kabupaten Nunukan akan semakin solid dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang rukun, inklusif, dan sejahtera.
“Selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Jadikan amanah ini sebagai kesempatan untuk mengabdi, mempererat persaudaraan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kabupaten Nunukan,” pungkasnya.












