DPRD Kaltara

Herman Serap Aspirasi Anak Muda dan UMKM Saat Reses di Tanjung Selor

×

Herman Serap Aspirasi Anak Muda dan UMKM Saat Reses di Tanjung Selor

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Herman, menggelar kegiatan reses Masa Persidangan III Tahun 2026 di Tanjung Selor dengan mengangkat berbagai persoalan yang dinilai paling dekat dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Kegiatan yang berlangsung di RN Coffee itu dihadiri kalangan mahasiswa, komunitas pemuda, hingga pelaku usaha mikro yang memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai masukan secara langsung kepada legislator asal Daerah Pemilihan Bulungan–Tana Tidung tersebut.

Dalam dialog tersebut, isu pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu pembahasan utama.

Sejumlah peserta menilai masih minimnya ruang bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitas serta keterbatasan dukungan terhadap produk lokal menjadi tantangan yang perlu segera diperhatikan pemerintah daerah.

Herman menilai Tanjung Selor memiliki potensi besar untuk melahirkan pelaku ekonomi kreatif baru jika didukung dengan kebijakan dan fasilitas yang tepat.

“Anak muda di daerah sebenarnya memiliki banyak kreativitas dan ide usaha. Tinggal bagaimana pemerintah hadir memberi ruang dan dukungan agar potensi itu bisa berkembang,” kata Herman kepada MataKaltara.com, Selasa (26/05/2026).

Selain ekonomi kreatif, masyarakat juga menyoroti persoalan pendidikan yang dinilai harus mampu mengikuti perkembangan zaman.

Mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga kesiapan generasi muda menghadapi persaingan kerja menjadi perhatian dalam forum tersebut.

Politisi PKB itu menyebut peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan kompetensi dan keterampilan generasi muda.

“Pendidikan harus mampu menjawab kebutuhan masa depan. Generasi muda perlu dipersiapkan agar memiliki kemampuan bersaing dan tidak tertinggal,” ujarnya.

Di sektor usaha mikro, pelaku UMKM turut menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari pengelolaan usaha, legalitas, hingga akses pendampingan dan pemasaran produk.

Menurut Herman, UMKM memiliki peran penting dalam menopang ekonomi masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Usaha kecil ini yang banyak membantu perputaran ekonomi masyarakat. Maka perlu ada pendampingan yang berkelanjutan agar usaha mereka bisa bertahan dan berkembang,” jelasnya.

Ia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam agenda reses tersebut akan dibawa dan diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD Provinsi Kalimantan Utara sebagai bahan evaluasi maupun penyusunan program pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page