Raden Iwan Dorong OPD Bergerak Nyata Wujudkan Lima Misi Pembangunan Nunukan

oleh

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, MAP, menyerukan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) benar-benar bergerak nyata dalam menerjemahkan lima misi pembangunan daerah.

Ia menegaskan, pembangunan tidak boleh berhenti di tataran konsep atau dokumen semata, melainkan harus hadir dalam bentuk program yang menyentuh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Raden Iwan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) RKPD Triwulan III Tahun 2025 di Kantor Bupati Nunukan, Rabu (22/10/2025).

Dalam kesempatan itu, ia memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah yang berpijak pada RPJMD Nunukan 2025–2029, dengan visi Nunukan yang inovatif, sejahtera, adil, dan mandiri.

“Jangan biarkan misi pembangunan hanya menjadi kalimat indah di atas kertas. Setiap OPD harus mampu menurunkannya dalam bentuk kerja konkret yang dirasakan masyarakat,” ujar Raden kepada MataKaltara.com, Rabu (22/10/2025) siang.

Menurutnya, lima misi pembangunan daerah meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan ekonomi berbasis potensi lokal, penguatan tata kelola pemerintahan, pemerataan infrastruktur dasar, dan pembentukan masyarakat harmonis yang menjunjung nilai budaya serta kearifan lokal.

Raden menekankan pentingnya pembangunan yang berorientasi pada hasil, bukan sekadar angka serapan anggaran.

Ia mengingatkan agar setiap program pemerintah memiliki indikator keberhasilan yang terukur dan memberi dampak langsung, terutama bagi warga di wilayah perbatasan dan daerah pedalaman.

“Serapan anggaran tinggi bukan berarti berhasil. Keberhasilan itu ketika masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh OPD untuk membangun kolaborasi lintas sektor, memastikan program antar instansi saling melengkapi, bukan tumpang tindih.

Sinergi tersebut, kata dia, menjadi kunci agar arah pembangunan berjalan efektif dan efisien.

Selain itu, Raden juga menyoroti tantangan global yang kini dihadapi daerah, mulai dari ketahanan pangan, transformasi ekonomi lokal, hingga digitalisasi pelayanan publik.

Ia menilai, inovasi dan reformasi birokrasi menjadi fondasi penting menuju pemerintahan daerah yang responsif dan dipercaya masyarakat.

“Nunukan punya potensi besar. Tinggal bagaimana kita memadukan visi, kerja keras, dan inovasi untuk menjadikannya nyata,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *