Pertamina Gerak Cepat Pulihkan Pasokan Biosolar Subsidi untuk Nelayan Nunukan

oleh

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bergerak cepat memulihkan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya Biosolar subsidi, di Kabupaten Nunukan setelah sempat terjadi penyesuaian distribusi akibat kendala operasional armada pengangkut laut.

Kendala tersebut disebabkan oleh proses docking wajib tahunan pada dua kapal suplai BBM yang bersifat sementara.

Menyikapi hal itu, Pertamina langsung menyiapkan skema distribusi alternatif guna menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, terutama nelayan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan Nunukan menjadi wilayah prioritas pengiriman BBM karena posisinya sebagai daerah perbatasan Indonesia–Malaysia sekaligus kawasan strategis aktivitas nelayan.

“Begitu menerima laporan, Pertamina segera melakukan penguatan suplai agar pasokan BBM, khususnya Biosolar bagi nelayan di Pulau Sebatik dan wilayah Nunukan, tetap terjaga,” kata Edi kepada MataKaltara.com, sabtu (11/01/2026).

Sementara itu, Sales Branch Manager Kaltimut V Fuel, Muhammad Naufal Atiyah, menjelaskan percepatan distribusi BBM ke Nunukan terus dilakukan dan dipantau secara intensif. Pengiriman dilakukan melalui Fuel Terminal Tarakan sejak Kamis (08/01/2026).

“Sejumlah SPBU di Nunukan sudah mulai kembali menyalurkan BBM sejak Jumat (09/01/2026), dilanjutkan Sabtu (10/01/2026), dan sebagian SPBU lainnya dijadwalkan kembali beroperasi pada Senin (12/01/2026),” jelas Naufal.

Ia menambahkan, upaya penguatan pasokan terus berlanjut dengan pemberangkatan satu kapal tambahan menuju Nunukan pada Sabtu sore.

“Kapal pembawa BBM berangkat dari dermaga sekitar pukul 18.00 WITA,” katanya.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga juga memantau progres pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Kabupaten Nunukan.

Keberadaan SPBUN diharapkan dapat segera beroperasi untuk memperkuat layanan BBM bagi nelayan setempat.

Pertamina turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, DPRD, dinas terkait, serta lembaga penyalur dalam menjaga kelancaran distribusi BBM subsidi agar tetap tepat sasaran.

Penyaluran juga diperkuat melalui pemanfaatan aplikasi X-Star sebagai bagian dari peningkatan tata kelola distribusi.

Sebagai penutup, Pertamina menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat, khususnya nelayan sebagai sektor strategis penopang ketahanan pangan nasional.

“Masyarakat diimbau memperoleh BBM melalui lembaga penyalur resmi dan melaporkan kendala layanan atau indikasi penyimpangan melalui Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, atau akun media sosial resmi @pertamina135,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *