Pemkab Nunukan

Perkuat Respons Aduan Masyarakat, Diskominfo Nunukan Gelar Bimtek Layanan 112

×

Perkuat Respons Aduan Masyarakat, Diskominfo Nunukan Gelar Bimtek Layanan 112

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Nunukan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 sebagai langkah memaksimalkan fungsi layanan pengaduan dan tanggap darurat bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan VIP Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Kamis (05/03/2026), dan diikuti oleh sejumlah perwakilan instansi terkait baik secara langsung maupun daring.

Bimtek ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Nunukan, Sirajuddin, yang hadir mewakili Bupati Nunukan.

Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat merupakan tugas dan fungsi utama pemerintah sebagai wujud tata kelola pemerintahan yang baik, efektif dan akuntabel.

Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, salah satunya dengan menghadirkan pusat pelayanan terpadu melalui Call Center 112.

“Pemerintah akan segera meluncurkan pusat pelayanan atau Call Center 112 yang nantinya akan sangat bermanfaat untuk menampung berbagai keluhan, laporan, serta permasalahan yang dihadapi masyarakat,” kata Sirajuddin kepada MataKaltara.com, Sabtu (07/03/2026).

Ia menjelaskan, kehadiran layanan tersebut tidak hanya menjadi sarana penyampaian aduan masyarakat, tetapi juga merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kecepatan respon pemerintah dalam menangani berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Layanan ini diharapkan mampu memberikan respon cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam memberikan solusi terhadap berbagai kondisi darurat maupun permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat Kabupaten Nunukan,” jelasnya.

Sirajuddin juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia yang akan mengoperasikan layanan tersebut.

Oleh karena itu, melalui kegiatan bimtek ini para peserta diharapkan dapat memahami secara menyeluruh aspek teknis maupun mekanisme pelayanan yang akan diterapkan.

“Peserta harus memahami mulai dari sisi teknis pengoperasian, mekanisme penanganan aduan, standar pelayanan hingga etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antar instansi dalam menindaklanjuti setiap laporan yang masuk melalui layanan 112.

Menurutnya, jangan sampai aduan masyarakat tidak tertangani hanya karena adanya ego sektoral antar lembaga.

“Melalui bimtek ini diharapkan hubungan dan koordinasi antar instansi dapat tersinkronisasi sesuai kewenangannya masing-masing, sehingga setiap laporan masyarakat dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ungkapnya.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari PT Trada Telekom Indonesia, di antaranya Direktur Business Development PT Trada Indonesia Hary Fridayanto serta Manager Development Trada Telekom Indonesia Ade Nining.

Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh sejumlah instansi terkait seperti DLH Nunukan, Satpol PP, Polres Nunukan, Lanal Nunukan, Kodim 0911/Nunukan serta beberapa organisasi perangkat daerah lainnya.

Usai pembukaan, para peserta kemudian mengikuti pemaparan materi terkait teknis pengoperasian layanan nomor tunggal panggilan darurat 112 serta mekanisme koordinasi antar instansi dalam penanganan laporan kegawatdaruratan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap layanan Call Center 112 nantinya dapat berjalan optimal dan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page