Kaltara

Pemprov Kaltara dan Baznas Gelar Pelatihan Fardu Kifayah untuk Perkuat Layanan Sosial Umat

×

Pemprov Kaltara dan Baznas Gelar Pelatihan Fardu Kifayah untuk Perkuat Layanan Sosial Umat

Sebarkan artikel ini

Penulis: Arfan | Editor: Fidelis

MATAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Pelatihan Fardu Kifayah yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Utara resmi dibuka oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltara, Muhammad Rosyit. Kegiatan berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 1 Gedung Gabungan Dinas pada Kamis (27/11/2025) pagi.

Hadir mendampingi Rosyit, Ketua Baznas Kaltara, Ubid Hadruni, perwakilan Kanwil Kemenag Kaltara, Baznas Bulungan, pimpinan Muslimat NU Kaltara, serta para pelatih Fardu Kifayah yang akan membimbing 54 peserta dari berbagai wilayah di Kaltara.

Pemprov Kaltara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. Rosyit menegaskan bahwa Fardu Kifayah bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga bukti kepedulian sosial yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Di tengah pembangunan fisik yang pesat, kewajiban agama tetap tidak boleh dilupakan. Empat komponen utama Fardu Kifayah memandikan, mengafani, menshalatkan, dan menguburkan merupakan tonggak penting dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Rosyit kepada MataKaltara.com, kamis (27/11/2025).

Rosyit juga yakin bahwa peserta tidak hanya datang untuk menambah ilmu, tetapi memiliki niat tulus untuk mengabdi. Keberadaan petugas jenazah yang terlatih, lanjutnya, sangat membantu keluarga yang sedang berduka.

Ia berharap kerja sama antara Pemprov Kaltara dan Baznas dapat terus berlanjut secara berkesinambungan, sehingga kompetensi para petugas Fardu Kifayah semakin meningkat dan mampu memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kaltara, Ubid Hadruni, menjelaskan bahwa pelatihan ini diprioritaskan bagi warga yang tinggal jauh dari pusat kota, terutama di wilayah terpencil.

“Pelatihan ini diperuntukkan bagi komunitas yang berada di wilayah jauh maupun terpencil. Peserta tidak hanya dari Tanjung Selor, tetapi juga dari desa dan kecamatan di Kabupaten Bulungan serta daerah lainnya di Kaltara,” jelasnya.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh 54 peserta dan dibagi menjadi dua klaster, yaitu klaster pria dan wanita. Masing-masing klaster dipandu oleh satu pelatih khusus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page